{"id":110285,"date":"2026-09-21T11:03:44","date_gmt":"2026-09-21T04:03:44","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/21\/yang-terbentuk-bukan-sekadar-persoalan-ijazah-s1\/"},"modified":"2026-09-21T11:03:44","modified_gmt":"2026-09-21T04:03:44","slug":"yang-terbentuk-bukan-sekadar-persoalan-ijazah-s1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/21\/yang-terbentuk-bukan-sekadar-persoalan-ijazah-s1\/","title":{"rendered":"Yang Terbentuk Bukan Sekadar Persoalan Ijazah S1"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Terdakwa Kasus Tudingan Ijazah Palsu Joko Widodo (Jokowi) Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mengaku tidak berhenti menelusuri berbagai informasi yang berkaitan dengan riwayat pendidikan mantan presiden itu, bahkan saat perkaranya sudah memasuki hari ke-510<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Tifa mengatakan penelusuran tersebut telah dilakukan sejak 30 April 2025. Selama lebih dari satu tahun, ia mengaku mengumpulkan berbagai bahan dari beragam sumber, mulai dari video, artikel, kesaksian hingga jejak digital yang menurutnya relevan dengan perkara yang sedang dihadapinya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635808\/pdip-soal-pernyataan-ketum-nasdem-terlalu-pagi-untuk-direspons\">PDIP Soal Pernyataan Ketum NasDem: Terlalu Pagi untuk Direspons<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia menegaskan proses tersebut tidak dilakukan sekadar dengan mengikuti informasi yang beredar di media sosial. Menurut Tifa, materi yang dikumpulkan telah dibaca, diteliti, dan dianalisis sebelum digunakan dalam proses hukum.<\/p>\n<p>&#8220;Sejak 30 April 2025, saya mengumpulkan, membaca, meneliti, dan menganalisis ratusan video, ratusan artikel, kesaksian para saksi hidup, ribuan data, serta jejak digital yang tersebar di media dan media sosial,&#8221; ujar Tifa, dikutip Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n<p>Menurutnya, hasil penelusuran tersebut kemudian tidak hanya disimpan sebagai bahan kajian pribadi. Tifa menyebut berbagai materi yang dianggap relevan telah didaftarkan sebagai barang bukti untuk digunakan dalam persidangan.<\/p>\n<p>&#8220;Semua menjadi barang bukti yang saya daftarkan di persidangan. Yang terbentuk bukan sekadar persoalan ijazah S1,&#8221; tukasnya.<\/p>\n<p>Tifa menjelaskan ruang lingkup penelusurannya tidak hanya berhenti pada persoalan ijazah perguruan tinggi yang selama ini menjadi sorotan.<\/p>\n<p>Ia mengaku menelusuri keseluruhan riwayat pendidikan politikus itu, mulai dari jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, hingga pendidikan tinggi.<\/p>\n<p>&#8220;Saya menelusuri seluruh rantai riwayat pendidikan yang menjadi bagian dari narasi publik tentang Joko Widodo: SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi,&#8221; ujar dia.<\/p>\n<p>Menurut Tifa, penelusuran tersebut berkaitan dengan berbagai narasi mengenai perjalanan pendidikan Jokowi yang telah berkembang di ruang publik.<\/p>\n<p>Namun, ia menegaskan bahwa berbagai temuan atau bahan yang telah dikumpulkannya tidak akan berhenti sebagai perdebatan di media sosial. Tifa mengatakan seluruh hal yang dianggap relevan akan diuji melalui mekanisme pembuktian di pengadilan.<\/p>\n<p>&#8220;Semua yang relevan akan saya bawa melalui mekanisme pembuktian di persidangan, bukan sekadar perdebatan di media sosial,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Bagi Tifa, proses panjang selama 510 hari telah menghasilkan kumpulan materi yang menurutnya akan menjadi bagian dari pembuktian. Ia kini memilih membawa persoalan tersebut ke ruang persidangan untuk diuji berdasarkan hukum acara dan bukti yang diajukan para pihak.<\/p>\n<p>Adapun Kuasa Hukum Jokowi, Rivai Kusumanegara telah memastikan bahwa kliennya akan menghadiri persidangan perkara Dokter Tifa.<\/p>\n<p>Rivai mengatakan mantan presiden itu akan memberikan keterangan mengenai perjalanan pendidikannya di Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Beliau menginginkan persoalan pendidikan ini beliau akan menerangkan di pengadilan di bawah sumpah, bahwa beliau menjalani perkuliahan dari awal sampai akhir,&#8221; ujar Rivai.<\/p>\n<p>Menurut Rivai, Jokowi juga akan menerangkan bahwa ijazah yang diperolehnya merupakan ijazah resmi dari UGM.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635866\/partainya-jokowi-bersiap-hadapi-pemilu-dari-2026-ada-gelombang-besar-menuju-kemenangan-psi-2029\">&#8216;Partainya Jokowi&#8217; Bersiap Hadapi Pemilu dari 2026: Ada Gelombang Besar Menuju Kemenangan PSI 2029<\/a><\/strong><\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>&#8220;Seluruh proses sudah dilewati dan beliau memperoleh ijazah ini resmi pada saat wisuda UGM di tahun 1985,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635878\/500-hari-lebih-teliti-ijazah-jokowi-dokter-tifa-yang-terbentuk-bukan-sekadar-persoalan-ijazah-s1\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Terdakwa Kasus Tudingan Ijazah Palsu Joko Widodo (Jokowi) Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mengaku tidak berhenti menelusuri berbagai informasi yang berkaitan dengan riwayat pendidikan mantan presiden itu, bahkan saat perkaranya sudah memasuki hari ke-510 Tifa mengatakan penelusuran tersebut telah dilakukan sejak 30 April 2025. Selama lebih dari satu tahun, ia mengaku [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107810,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-110285","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110285","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110285"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110285\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107810"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}