{"id":109758,"date":"2026-09-20T18:08:27","date_gmt":"2026-09-20T11:08:27","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/20\/arogan-jangan-mikir-pilpres-2029-periode-pertama-tuntas-saja-berat\/"},"modified":"2026-09-20T18:08:27","modified_gmt":"2026-09-20T11:08:27","slug":"arogan-jangan-mikir-pilpres-2029-periode-pertama-tuntas-saja-berat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/20\/arogan-jangan-mikir-pilpres-2029-periode-pertama-tuntas-saja-berat\/","title":{"rendered":"Arogan, Jangan Mikir Pilpres 2029, Periode Pertama Tuntas Saja Berat&#8217;"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Gaya komunikasi Presiden Prabowo Subianto kembali memantik polemik tajam di ruang publik. Pemicunya adalah penggunaan diksi kasar &#8216;pakar goblok&#8217; yang dilontarkan secara terang-terangan saat berpidato dalam peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di JICC, Jakarta, Rabu (18\/9\/2026) malam.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Meskipun dalam pidatonya Prabowo berdalih bahwa umpatan tersebut ditujukan kepada pakar yang melampaui batas kritik hingga menyebar fitnah, reaksi tersebut justru memunculkan sentimen negatif.<\/p>\n<p>Kepala Negara dinilai terlalu emosional dan menunjukkan keengganan untuk menerima masukan yang berseberangan dengan pandangan pemerintahannya.<\/p>\n<p>&#8220;Reaksi reaktif terhadap kritik ini memunculkan anggapan bahwa Prabowo Subianto menampilkan sosok pemimpin yang arogan. Alih-alih membuka diri terhadap berbagai evaluasi demi penyempurnaan program kerja, umpatan tersebut dinilai lebih pantas menjadi bahan introspeksi bagi sang presiden sendiri,&#8221; kata Direktur Rumah Politik Fernando Emas kepada wartawan, Minggu (20\/9).<\/p>\n<p>Sikap menutup diri dari kritik eksternal membuat gaya kepemimpinan Prabowo diibaratkan seperti &#8220;katak dalam tempurung&#8221;.<\/p>\n<p>Ia dinilai hanya mau menerima masukan dan informasi dari lingkaran orang-orang terdekatnya, sehingga suara-suara kritis dari luar ring kekuasaan dianggap sebagai angin lalu atau bahkan ancaman yang tidak penting.<\/p>\n<p>Fernando menilai sikap merasa paling sempurna dan anti-kritik ini memunculkan spekulasi pesimistis terkait keberlangsungan masa jabatan Prabowo.<\/p>\n<p>&#8220;Jika gaya kepemimpinan tertutup dan emosional ini terus dipertahankan, muncul keraguan besar bahwa ia mampu menuntaskan kepemimpinannya hingga tahun 2029,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Banyak pihak menyarankan agar Presiden Prabowo tidak perlu terburu-buru memikirkan kontestasi politik periode berikutnya.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>&#8220;Menuntaskan masa jabatan periode pertama dengan kondisi politik yang stabil dinilai akan menjadi tantangan yang sangat berat, dengan potensi pergolakan yang membuka peluang turunnya kekuasaan sebelum masa jabatan resmi berakhir,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635784\/balas-sebutan-pakar-goblok-dari-prabowo-pakar-politik-arogan-jangan-mikir-pilpres-2029-periode-pertama-tuntas-saja-berat\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Gaya komunikasi Presiden Prabowo Subianto kembali memantik polemik tajam di ruang publik. Pemicunya adalah penggunaan diksi kasar &#8216;pakar goblok&#8217; yang dilontarkan secara terang-terangan saat berpidato dalam peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di JICC, Jakarta, Rabu (18\/9\/2026) malam. Meskipun dalam pidatonya Prabowo berdalih bahwa umpatan tersebut ditujukan kepada pakar yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":99286,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-109758","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109758","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109758"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109758\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/99286"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109758"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109758"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109758"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}