{"id":109436,"date":"2026-09-20T08:38:26","date_gmt":"2026-09-20T01:38:26","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/20\/eks-stafsus-sri-mulyani-sentil-klaim-purbaya-bersih-bersih-mafia\/"},"modified":"2026-09-20T08:38:26","modified_gmt":"2026-09-20T01:38:26","slug":"eks-stafsus-sri-mulyani-sentil-klaim-purbaya-bersih-bersih-mafia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/20\/eks-stafsus-sri-mulyani-sentil-klaim-purbaya-bersih-bersih-mafia\/","title":{"rendered":"Eks Stafsus Sri Mulyani Sentil Klaim Purbaya Bersih-bersih Mafia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Perombakan besar-besaran pejabat di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) era Purbaya Yudhi Sadewa kembali menuai sorotan. Setelah dua direktur jenderal mengusulkan agar rotasi sejumlah pejabat dibatalkan, mantan Staf Khusus era Menteri Keuangan Sri Mulyani, Prastowo Yustinus, ikut buka suara.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Prastowo menanggapi narasi mengenai langkah bersih-bersih di tubuh Kemenkeu. Ia mengingatkan bahwa proses pengisian jabatan di kementerian tersebut telah memiliki mekanisme yang mengacu pada sistem merit dan manajemen talenta.<\/p>\n<p>&#8220;Saya jelaskan hal umum saja supaya publik bisa memberikan penilaian yang lebih objektif, kira-kira begini. Kemenkeu termasuk institusi yang sudah menjalankan sistem merit sesuai keputusan KemenPANRB, sehingga proses pengisian jabatan mengikuti skema <em>talent management<\/em>,&#8221; tulisnya di akun X.<\/p>\n<p>Prastowo kemudian menjelaskan bahwa pegawai maupun pejabat yang masuk kategori talent harus menjalani proses seleksi sebelum masuk ke dalam talent pool. Dari sana, terdapat sejumlah kategori, termasuk <em>talent ready now<\/em> yang dinilai telah siap untuk ditempatkan.<\/p>\n<p>&#8220;Para pegawai dan pejabat yang menjadi talent wajib mengikuti seleksi agar masuk talent pool. Biasanya dibagi dalam beberapa box, dan ada <em>talent ready now<\/em> yang siap ditempatkan,&#8221; sambung dia.<\/p>\n<p>Menurut Prastowo, kandidat yang masuk <em>talent pool<\/em> kemudian dapat mengikuti proses pengisian jabatan dan harus melewati Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Proses tersebut mencakup penilaian terhadap kompetensi teknis hingga integritas.<\/p>\n<p>&#8220;Para talent ini yang berhak mengikuti proses pengisian jabatan dan mesti melewati Baperjakat. Baperjakat melakukan asesmen kompetensi teknis hingga integritas,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Ia pun meminta agar nama-nama pejabat yang dipersoalkan dalam rotasi tersebut diperiksa terlebih dahulu berdasarkan mekanisme yang berlaku. Menurutnya, hal itu penting untuk mengetahui apakah mereka memang masuk talent pool dan telah melalui proses Baperjakat.<\/p>\n<p>&#8220;Para talent yang telah lolos dan disetujui Baperjakat diangkat sebagai pejabat. Sebenarnya tinggal dicek, apakah nama-nama yang dipersoalkan masuk talent pool (box yang memenuhi syarat) dan berproses di Baperjakat,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Prastowo lantas mengkritik narasi yang terlalu cepat menyebut sebuah perombakan sebagai aksi &#8220;bersih-bersih&#8221; atau membongkar mafia.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Jadi klaim-klaim heroik seperti mau bersih-bersih, obrak-abrik mafia itu tetap saja perlu diuji dengan regulasi. Jangan sampai lahir heroisme semu dan justru merusak sistem yg sudah dibangun dan disepakati. Itu saja sih. Selebihnya, ya monggo buka sithik jossss,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Pernyataan Prastowo tersebut merespons langkah Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto yang mengusulkan pembatalan rotasi sejumlah pejabat Kemenkeu. Bimo sebelumnya menyebut terdapat nama-nama yang tidak mengikuti proses asesmen dan manajemen talenta.<\/p>\n<p>\u201cAda beberapa nama-nama ajaib yang tidak ikut proses <em>assesment<\/em> dan <em>talent management<\/em>. Itu yang membuat saya dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai meminta untuk ditunda dulu, dibatalkan,\u201d kata Bimo kepada wartawan di Jakarta, dikutip dari Antara.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635475\/prabowo-pun-kalah-purbaya-bisa-bawa-kejutan-di-pilpres-2029-dia-punya-dua-modal\">Prabowo Pun Kalah? Purbaya Bisa Bawa Kejutan di Pilpres 2029: Dia Punya Dua Modal&#8230;<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut Bimo, usulan tersebut berkaitan dengan prinsip keadilan bagi para kandidat yang telah mengikuti tahapan pengangkatan jabatan sesuai prosedur. Karena itu, pejabat yang dinilai tidak memenuhi persyaratan diusulkan tidak melanjutkan pemindahan jabatan barunya.<\/p>\n<p>\u201cYang nggak memenuhi syarat dibatalkan, yang lain-lain (yang sesuai prosedur) tetap,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Polemik ini berawal dari perombakan besar-besaran yang dilakukan Purbaya ketika masih menjabat Menteri Keuangan. Pada Kamis (10\/9), sekitar 50 pegawai level Eselon II dan 350 pegawai level Eselon III dirotasi dari jabatannya.<\/p>\n<p>Beberapa hari setelah perombakan tersebut, tepatnya Senin (14\/9), Purbaya digantikan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan.\u00a0<\/p>\n<p>Terkait pegawai yang telah dilantik pada masa kepemimpinannya, Purbaya menilai Surat Keputusan (SK) Menteri Keuangan seharusnya masih berlaku. Namun, ia mengakui keputusan tersebut tetap dapat diubah oleh menteri yang baru.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>&#8220;Harusnya berlaku, tapi kan bisa diubah lagi. Masih bisa diubah lagi. Suka-suka menteri lah,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635749\/eks-stafsus-sri-mulyani-sentil-klaim-purbaya-bersih-bersih-mafia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Perombakan besar-besaran pejabat di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) era Purbaya Yudhi Sadewa kembali menuai sorotan. Setelah dua direktur jenderal mengusulkan agar rotasi sejumlah pejabat dibatalkan, mantan Staf Khusus era Menteri Keuangan Sri Mulyani, Prastowo Yustinus, ikut buka suara. Prastowo menanggapi narasi mengenai langkah bersih-bersih di tubuh Kemenkeu. Ia mengingatkan bahwa proses pengisian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":48241,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-109436","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109436","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109436"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109436\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48241"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109436"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109436"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109436"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}