{"id":109393,"date":"2026-09-20T07:08:27","date_gmt":"2026-09-20T00:08:27","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/20\/joe-howarth-kian-nyaman-menghadapi-sorotan-di-panggung-besar\/"},"modified":"2026-09-20T07:08:27","modified_gmt":"2026-09-20T00:08:27","slug":"joe-howarth-kian-nyaman-menghadapi-sorotan-di-panggung-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/20\/joe-howarth-kian-nyaman-menghadapi-sorotan-di-panggung-besar\/","title":{"rendered":"Joe Howarth Kian Nyaman Menghadapi Sorotan di Panggung Besar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div><span class=\"hide\">Wacana Berita &#8211;<\/span><\/p>\n<p class=\"intro\">Joe Howarth perlahan mulai terbiasa dengan sorotan setelah mengawali karier profesionalnya dari panggung-panggung kecil.<\/p>\n<p>Petinju kelas ringan asal Wigan, Inggris, itu kini mulai mendapatkan tempat dalam sejumlah kartu pertandingan besar.<\/p>\n<p>Petinju berusia 24 tahun tersebut akan menghadapi mantan penantang gelar Inggris, Cory O&#8217;Regan, akhir pekan ini.<\/p>\n<p>Pertarungan itu menjadi bagian dari laga pendukung sebelum John Hedges mempertahankan gelar kelas penjelajah Inggris melawan Pat Brown.<\/p>\n<p>DAZN akan menyiarkan pertandingan tersebut secara langsung dari Co-op Live Arena, Manchester, Sabtu (19\/9) pukul 19.00 BST atau 14.00 ET.<\/p>\n<p>Penampilan pertama Howarth di layar televisi terjadi ketika ia tampil dalam kartu pertandingan Dalton Smith melawan Mathieu Germain pada April 2025.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Howarth lebih sering bertinju dalam pertunjukan kecil yang minim sorotan.<\/p>\n<p>Ketika tampil dalam konferensi pers sebelum pertarungan, Howarth yang masih gugup justru memberikan penampilan singkat yang diwarnai kata-kata kasar.<\/p>\n<p>Meski tidak berjalan mulus, kemunculan tersebut menjadi sesuatu yang berbeda dari jawaban-jawaban standar yang biasanya terdengar dalam konferensi pers tinju.<\/p>\n<p>Beberapa hari kemudian, Joe Howarth (15-2, 4 KO) terlihat jauh lebih tenang saat mencatat kemenangan angka dalam enam ronde atas Mario Portillo.<\/p>\n<p>\u201cKetika pertama kali menjadi petinju profesional, saya tidak pernah berbicara di depan kamera. Sama sekali belum pernah. Sejak saat itu, saya benar-benar tidak menyukai kamera,\u201d kata Howarth kepada The Ring sambil tertawa.<\/p>\n<p>\u201cSekarang saya mulai lebih baik dan semakin terbiasa dengannya.\u201d<\/p>\n<p>Howarth memang harus semakin nyaman berada di depan kamera. Ia diperkirakan akan terlibat dalam sejumlah pertarungan domestik penting dalam beberapa tahun mendatang.<\/p>\n<p>Bagi sebagian besar penggemar yang tidak rutin menyaksikan pertunjukan kecil atau laga pendukung kartu besar, Howarth mungkin baru dikenal setelah pertarungannya selama 40 menit melawan Giorgio Visioli pada Desember lalu.<\/p>\n<p>Sebagai underdog, Howarth tampil berani, menerima serangan Visioli dan tetap menjaga tekanan meski sempat mendapat pukulan keras pada awal pertarungan.<\/p>\n<p>Ia akhirnya kalah melalui keputusan angka mutlak dalam 10 ronde, tetapi mendapatkan pengalaman berharga.<\/p>\n<p>\u201cSaya baru bersama Dave [Allen, pelatihnya] selama enam bulan, jadi saya pikir pertarungan itu datang terlalu cepat. Namun, kesempatan itu ada dan kami tidak berada dalam posisi untuk menolaknya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Joe Howarth menilai dirinya bisa menjalani pertarungan berbeda jika lebih cepat mendekat dan melepaskan pukulan.<\/p>\n<p>Setelah hampir 18 bulan berlatih bersama Allen, Howarth seharusnya menghadapi Josh Holmes yang belum terkalahkan. Cedera Holmes membuat O&#8217;Regan (15-1, 3 KO) menjadi lawannya.<\/p>\n<p>O&#8217;Regan, petinju kidal dengan gaya sulit ditebak, akan menjadi ujian serius. Namun, laga ini juga menjadi kesempatan bagi Howarth menunjukkan perkembangan permainannya.<\/p>\n<p>\u201cSaya tahu bagaimana dia ingin saya bertinju. Sekarang semuanya mulai menyatu,\u201d kata Howarth. \u201cBertinju dari belakang, maju ke depan, memberikan tekanan, semuanya.\u201d<\/p>\n<p>Perubahan itu terlihat dibandingkan gaya Howarth saat muncul di kancah regional Inggris Utara sebagai petinju agresif.<\/p>\n<p>\u201cSaya petarung yang benar-benar berbeda dari dulu,\u201d katanya. \u201cSemakin tinggi levelnya, semakin banyak gaya yang akan dihadapi. Anda harus siap menghadapi apa pun.\u201d<\/p>\n<p><span class=\"hide\">Published by Wacana Berita at https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tinju\/joe-howarth-kian-nyaman-menghadapi-sorotan-di-panggung-besar<\/span><\/div>\n<p><script> (function (d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = \"\/\/connect.facebook.net\/en_US\/sdk.js#xfbml=1&version=v2.5&appId=647543805350428\"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));<\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tinju\/joe-howarth-kian-nyaman-menghadapi-sorotan-di-panggung-besar\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita &#8211; Joe Howarth perlahan mulai terbiasa dengan sorotan setelah mengawali karier profesionalnya dari panggung-panggung kecil. Petinju kelas ringan asal Wigan, Inggris, itu kini mulai mendapatkan tempat dalam sejumlah kartu pertandingan besar. Petinju berusia 24 tahun tersebut akan menghadapi mantan penantang gelar Inggris, Cory O&#8217;Regan, akhir pekan ini. Pertarungan itu menjadi bagian dari laga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":109394,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,6],"tags":[],"class_list":["post-109393","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-sports"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109393","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109393"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109393\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/109394"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109393"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109393"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109393"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}