{"id":109314,"date":"2026-09-20T04:32:54","date_gmt":"2026-09-19T21:32:54","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/20\/kuasa-hukum-dokter-tifa-tantang-jokowi-hadir-bawa-ijazah-asli-di-sidang-pn-jaktim\/"},"modified":"2026-09-20T04:32:54","modified_gmt":"2026-09-19T21:32:54","slug":"kuasa-hukum-dokter-tifa-tantang-jokowi-hadir-bawa-ijazah-asli-di-sidang-pn-jaktim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/20\/kuasa-hukum-dokter-tifa-tantang-jokowi-hadir-bawa-ijazah-asli-di-sidang-pn-jaktim\/","title":{"rendered":"Kuasa Hukum Dokter Tifa Tantang Jokowi Hadir Bawa Ijazah Asli di Sidang PN Jaktim"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Tim kuasa hukum Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, Karina Mastha, melayangkan kritik tajam terhadap Jaksa Penuntut Umum (JPU) lantaran tidak mencantumkan nama mantan Presiden Jokowi dalam daftar saksi.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Sidang pembuktian perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu ini dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) pada Kamis, 1 Oktober 2026 mendatang.<\/p>\n<p>Karina menegaskan bahwa sebagai pihak yang melaporkan, Jokowi memiliki kewajiban moral dan hukum untuk hadir memberikan keterangan langsung di hadapan majelis hakim.<\/p>\n<p>Pihaknya juga menyoroti kejanggalan pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP), di mana Jokowi disumpah dalam kapasitasnya sebagai saksi, bukan pelapor.<\/p>\n<p>Status tersebut memunculkan kecurigaan adanya manuver hukum agar mantan kepala negara itu terbebas dari kewajiban hadir di ruang sidang.<\/p>\n<p>&#8220;Yang namanya pelapor ya dia wajib hadir. Yang kita pertanyakan, kenapa seorang pelapor itu disumpah? Artinya kan ini sudah dipersiapkan dari awal untuk tidak dihadirkan ke persidangan. Sudah jelas ini ada bentuk sebuah permainan,&#8221; ujar Karina, dikutip dari tayangan live di kanal YouTube Refly Harun, Jumat (18\/9\/2026).<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Karina menantang ayah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu untuk menepati ucapan publiknya. Jika Jokowi benar-benar merasa kehormatannya diserang, pihak Dokter Tifa mendesak agar pembuktian dilakukan secara transparan di meja hijau.<\/p>\n<p>Karina bahkan menyatakan pihak pertahanan siap memberikan sambutan penuh penghormatan apabila Jokowi berani hadir membawa dokumen fisik ijazahnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau memang pelapor merasa dirugikan hak-haknya, merasa dicemarkan nama baiknya, datang dong. Berkali-kali kita lihat di TV, mengatakan &#8216;tidak sabar ingin hadir ke persidangan menunjukkan ijazah asli.&#8217; Ya monggo, ini waktunya. Dan kita sudah persilakan, memberikan karpet merah untuk datang,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Menutup pernyataannya, tim kuasa hukum mengimbau agar momentum peradilan formal ini tidak disia-siakan. Pengadilan adalah tempat yang tepat untuk menguji segala klaim kerugian immateriil secara terbuka.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>&#8220;Jadi, kepada Bapak yang terhormat, gunakan hak hukum Anda, datang ke persidangan, buktikan bahwa memang telah dicemarkan nama baiknya. Kami menyambut di sini, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Jangan ditunda-tunda lagi,&#8221; pungkas Karina.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635743\/kuasa-hukum-dokter-tifa-tantang-jokowi-hadir-bawa-ijazah-asli-di-sidang-pn-jaktim\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Tim kuasa hukum Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, Karina Mastha, melayangkan kritik tajam terhadap Jaksa Penuntut Umum (JPU) lantaran tidak mencantumkan nama mantan Presiden Jokowi dalam daftar saksi. Sidang pembuktian perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu ini dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) pada Kamis, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107205,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-109314","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109314","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109314"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109314\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107205"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109314"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109314"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109314"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}