{"id":108236,"date":"2026-09-18T19:47:07","date_gmt":"2026-09-18T12:47:07","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/18\/modalsaham-hubungkan-pembiayaan-dengan-siklus-nyata-bisnis-pangan-cv-menata-citra-selaras\/"},"modified":"2026-09-18T19:47:07","modified_gmt":"2026-09-18T12:47:07","slug":"modalsaham-hubungkan-pembiayaan-dengan-siklus-nyata-bisnis-pangan-cv-menata-citra-selaras","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/18\/modalsaham-hubungkan-pembiayaan-dengan-siklus-nyata-bisnis-pangan-cv-menata-citra-selaras\/","title":{"rendered":"ModalSaham Hubungkan Pembiayaan dengan Siklus Nyata Bisnis Pangan CV Menata Citra Selaras"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Industri pangan memiliki keunggulan yang membuatnya selalu relevan: produknya dibutuhkan setiap hari. Penggilingan beras bekerja dengan bahan baku yang dipengaruhi musim, harga yang bergerak, standar kualitas yang tinggi, kebutuhan stok, biaya energi dan logistik, serta siklus pembayaran yang berbeda antar pelanggan. Karakter tersebut membuka ruang bagi perusahaan yang mampu menjaga produktivitas pabrik, kualitas produk, perputaran modal kerja, dan hubungan pasar untuk tumbuh semakin kuat. Pola usaha seperti ini juga terlihat pada CV Menata Citra Selaras yang mengelola produksi pangan, persediaan, pekerjaan teknis, dan penerimaan dengan ritme masing-masing.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Skala CV Menata Citra Selaras kini mencakup kapasitas pengeringan sekitar 210 ton per hari, produksi sekitar 120 ton per hari, serta kemampuan pengadaan bahan baku dan produksi hingga sekitar 3.000 ton per bulan. Skala tersebut tumbuh dari pabrik pertama di Tambelang, Kabupaten Bekasi, yang dibangun saat perusahaan masuk ke pangan pada 2013 dengan produksi sekitar 10 ton beras per hari dan pengeringan 15 ton gabah kering panen per hari. Sebelumnya, usaha dimulai pada 2008 dari perdagangan limbah besi yang masih berjalan. Prinsip 3K &#8211; kuantitas, kualitas, dan kontinuitas &#8211; diperkenalkan pada 2014. Pada 2015, investasi color sorter dan penambahan mesin diikuti pembangunan pabrik kedua di Pebayuran; produksi meningkat dari sekitar 20 ton menjadi 30 ton lalu 40-50 ton per hari. Pabrik ketiga di Yogyakarta kemudian beroperasi sekitar 30 ton per hari. Seiring kapasitas bertambah, kebutuhan dana di setiap tahap juga harus semakin terukur.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\"><img decoding=\"async\" class=\"img-in-article\" src=\"https:\/\/foto.wartaekonomi.co.id\/files\/arsip_foto_2026_09_18\/pabrik_190720_big.jpg\" alt=\"\"\/><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Direktur Utama CV Menata Citra Selaras, Yogi Prabowo, mengatakan karakter usaha perusahaan membuat setiap kegiatan memiliki ritme pengelolaan yang khas. &#8220;Produksi beras mempunyai ritme pembelian bahan baku, proses, persediaan, dan penjualan. Sementara pekerjaan rice mill untuk pihak lain memiliki jadwal pekerjaan, kebutuhan material, dan penerimaan yang berbeda. Dua lini ini memakai pengetahuan yang saling mendukung, dengan pengaturan waktu yang disesuaikan pada kebutuhan masing-masing. Seiring aktivitas bertambah, kami semakin disiplin membaca kebutuhan setiap kegiatan agar seluruh lini dapat saling menguatkan. Bagi kami, pengelolaan usaha yang sehat adalah ketika keputusan operasional mengikuti kebutuhan nyata dan penggunaan sumber daya dapat dilihat dengan jelas,&#8221; kata Yogi.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Sebagai CEO ModalSaham, Muhammad Reza Alkhawarismi melihat bisnis penggilingan padi memiliki siklus modal yang khas karena dana berubah bentuk beberapa kali sebelum kembali menjadi kas. &#8220;Dana untuk membeli gabah lebih dulu menjadi persediaan. Setelah diproses, nilainya berpindah ke beras utama dan hasil samping, kemudian kembali ketika produk terjual. Di saat yang sama, perusahaan mempunyai biaya operasional dan kebutuhan fasilitas. Karena itu, kami melihat kesehatan usaha dari volume produksi sekaligus ketertiban perusahaan mengetahui posisi modalnya di setiap tahap. Pada CV Menata Citra Selaras, pemahaman ini penting karena skala produksi dan jenis kegiatannya sudah cukup luas. Semakin jelas perjalanan modalnya, semakin tepat keputusan pertumbuhan yang dapat diambil,&#8221; papar Reza.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\"><img decoding=\"async\" class=\"img-in-article\" src=\"https:\/\/foto.wartaekonomi.co.id\/files\/arsip_foto_2026_09_18\/pabrik_190640_big.jpg\" alt=\"\"\/><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Kebutuhan modal perusahaan juga terbentuk dari jenis kerja sama yang berbeda. Pada aktivitas produksi dan penyerapan, CV Menata Citra Selaras memproduksi beras premium sekitar 200-500 ton per bulan bersama PT Rajawali Nusantara Indonesia, memasok sekitar 30-50 ton per bulan untuk PT Denso, terlibat sebagai mitra penyerapan dalam program IP400 bersama Kementerian Pertanian di Kabupaten Bekasi, serta bekerja sama dengan PT Agro Jabar dalam penyerapan gabah dan produksi beras. Pada aktivitas fasilitas, perusahaan membangun pabrik beras modern bersama Bank Mandiri di Pamarican, Ciamis, berkapasitas sekitar 2,5 ton per jam dengan hasil sekitar 30 ton beras premium per hari; memasok beras premium dan beras pecah kulit sekaligus merevitalisasi Plant Pamanukan hingga sekitar 5 ton per jam bersama PT Food Station Tjipinang Jaya; serta melakukan kajian efisiensi dan revitalisasi Plant Rawamerta PT Pupuk Indonesia Pangan. Masing-masing bentuk pekerjaan membawa pola pengeluaran dan penerimaan yang berbeda.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Dari sisi kegiatan usaha, terdapat beberapa arus yang berjalan dengan pola berbeda. Layanan konsultasi manajemen penggilingan, revitalisasi alat, mesin dan tata letak, konstruksi dan instalasi rice mill, serta pembuatan silo, conveyor, dan elevator mengikuti jadwal pekerjaan. Produksi pangan mencakup Beras Premium Mentik Wangi, IR, Muncul, Pera, dan Ketan Putih, sedangkan hasil proses lain seperti menir, reject hitam dan putih, broken rice, dedak, pesak giling, kulit padi, serta arang sekam ikut dimanfaatkan. Perbedaan karakter kegiatan tersebut membuat kebutuhan dana dan waktu penerimaannya memiliki ritme masing-masing.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Pengalaman dari tiga lokasi produksi memberi perusahaan pembanding untuk membaca pemakaian kapasitas, kebutuhan operator, pola perawatan, dan kebutuhan modal kerja. Perbandingan antarlokasi membantu manajemen melihat kenaikan kebutuhan dana yang berasal dari pertumbuhan volume, peluang optimalisasi fasilitas, kecepatan perputaran persediaan, atau faktor operasional lain. Informasi ini penting ketika keputusan pengembangan fasilitas dan pembiayaan dibuat berdasarkan kondisi nyata serta rencana produksi.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Perusahaan tetap membawa visi bekerja efisien dan profesional melalui riset dan pengembangan, desain produksi yang efisien, teknologi modern, perhatian pada lingkungan, serta konsistensi kualitas dan kuantitas. Nilai profesional, amanah, inovatif, memahami pelanggan, semangat, dan kerja keras dirangkum dalam filosofi &#8216;Bekerja adalah ibadah.&#8217; Dalam skala yang lebih besar, nilai tersebut juga berarti menjaga mutu, operasi, dan penggunaan sumber daya tetap terkendali.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Pada 2024, PT Modal Saham Asia Investama melalui ModalSaham menyalurkan channeling financing sebesar USD 310.000 untuk kebutuhan pabrik dan operasional CV Menata Citra Selaras. ModalSaham memulai perjalanannya pada 2019 melalui equity crowdfunding, lalu berkembang ke venture studio, inkubasi, dan business support sebelum memperluas kapabilitas korporasi dan berfokus sebagai private equity sejak 2023. Perjalanan tersebut membentuk pendekatan yang menggabungkan pemahaman model bisnis, penilaian kelayakan dan kesiapan usaha, uji tuntas, struktur transaksi, serta pendampingan pertumbuhan. Pada CV Menata Citra Selaras, pembiayaan diarahkan untuk mendukung kebutuhan usaha yang bergerak dalam beberapa siklus sekaligus, sehingga alokasi dana, modal kerja, dan perputaran kegiatan dapat dikelola semakin terukur.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Yogi mengatakan fasilitas pembiayaan membantu perusahaan memperjelas tata kelola kebutuhan antaraktivitas. &#8220;Pembelian gabah, operasi pabrik, pekerjaan teknis, dan perawatan fasilitas masing-masing mempunyai tujuan dan penanggung jawab. Dengan ruang channeling financing dari ModalSaham, kami dapat menetapkan alokasi berdasarkan fungsi kegiatan, memastikan prioritasnya jelas, lalu memantau hasil dari setiap penggunaan dana. Bagi kami, manfaatnya adalah keputusan menjadi lebih tertib karena setiap kebutuhan memiliki tujuan, jadwal, dan ukuran keberhasilan yang dapat diikuti oleh tim terkait,&#8221; ujar Yogi.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Reza menilai manfaat utama fasilitas pada CV Menata Citra Selaras dapat dilihat dari peningkatan produktivitas modal kerja. &#8220;Kami melihat berapa lama modal berada dalam siklus usaha sebelum kembali menjadi penerimaan dan seberapa besar aktivitas yang dapat ditopang oleh modal yang sama. Ketika putaran menjadi lebih cepat, perusahaan memiliki ruang untuk meningkatkan volume dengan pertumbuhan kebutuhan channeling financing yang semakin efisien. Bagi kami, ukuran ini penting karena pertumbuhan yang berkualitas tercermin dari kemampuan modal mendukung lebih banyak aktivitas produktif dari waktu ke waktu,&#8221; tegas Reza.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Melihat pertumbuhan volume ke depan, Yogi menilai kepastian bahan baku menjadi salah satu peluang strategis untuk membuat kapasitas yang sudah dimiliki CV Menata Citra Selaras dapat digunakan lebih konsisten. \u201cDengan kapasitas pengeringan dan produksi yang semakin besar, kami perlu memastikan bahan baku dapat mengikuti kemampuan pabrik. Ke depan kami melihat peluang memperkuat pola kerja dengan mitra pemasok agar kebutuhan gabah dapat direncanakan lebih baik berdasarkan periode produksi dan permintaan yang sudah terlihat. Ketika kontinuitas bahan baku semakin terjaga, utilisasi fasilitas juga dapat menjadi lebih stabil. Bagi kami, potensi pertumbuhannya ada pada kemampuan menghubungkan kesiapan bahan baku dengan kapasitas produksi, sehingga pabrik dapat menangkap lebih banyak volume tanpa kehilangan disiplin dalam pengelolaan kebutuhan modal,\u201d ungkap Yogi.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Dari sisi pasar, Reza melihat keteraturan siklus tersebut membuka peluang bagi CV Menata Citra Selaras untuk memperbesar porsi penjualan melalui kebutuhan pelanggan yang dapat direncanakan secara berkala. \u201cKetika CV Menata Citra Selaras mampu membaca kebutuhan bahan baku, waktu produksi, persediaan dan penerimaan dengan lebih jelas, maka perusahaan memiliki dasar yang lebih kuat untuk melayani pola pemesanan yang terjadwal. Potensinya bukan semata mencari pembeli baru, tetapi memperbesar kepastian volume dari pelanggan yang mempunyai kebutuhan berulang. Dengan jadwal pasokan dan pembayaran yang dapat dipetakan sejak awal, perusahaan dapat menyesuaikan kebutuhan modal dengan kontrak yang berjalan. Menurut kami, recurring order seperti ini dapat membantu perusahaan meningkatkan utilisasi kapasitas sekaligus membangun pendapatan yang lebih mudah diproyeksikan,\u201d tutup Reza.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635613\/modalsaham-hubungkan-pembiayaan-dengan-siklus-nyata-bisnis-pangan-cv-menata-citra-selaras\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Industri pangan memiliki keunggulan yang membuatnya selalu relevan: produknya dibutuhkan setiap hari. Penggilingan beras bekerja dengan bahan baku yang dipengaruhi musim, harga yang bergerak, standar kualitas yang tinggi, kebutuhan stok, biaya energi dan logistik, serta siklus pembayaran yang berbeda antar pelanggan. Karakter tersebut membuka ruang bagi perusahaan yang mampu menjaga produktivitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108237,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-108236","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108236","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108236"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108236\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108237"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108236"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108236"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108236"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}