{"id":108222,"date":"2026-09-18T19:29:03","date_gmt":"2026-09-18T12:29:03","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/18\/kendala-cuaca-asdp-sesuaikan-pola-operasi-ketapang-gilimanuk\/"},"modified":"2026-09-18T19:29:03","modified_gmt":"2026-09-18T12:29:03","slug":"kendala-cuaca-asdp-sesuaikan-pola-operasi-ketapang-gilimanuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/18\/kendala-cuaca-asdp-sesuaikan-pola-operasi-ketapang-gilimanuk\/","title":{"rendered":"Kendala Cuaca, ASDP Sesuaikan Pola Operasi Ketapang-Gilimanuk"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus mengoptimalkan layanan penyeberangan Ketapang\u2013Gilimanuk untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan. Pada Jumat (18\/9\/2026), sebanyak 24 kapal dioperasikan dengan pola operasi yang disesuaikan secara dinamis berdasarkan kondisi cuaca, gelombang, angin, arus dan pasang surut, serta kesiapan kapal dan dermaga.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Dalam setiap penyesuaian pola operasi, ASDP menekankan aspek keselamatan sebagai pertimbangan utama dan krusial. Seluruh keputusan operasional dilakukan melalui koordinasi dengan para regulator, KSOP dan BPTD.<\/p>\n<p>Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan, optimalisasi armada dilakukan untuk meningkatkan jumlah kendaraan yang dapat diseberangkan dan mengurangi kepadatan secara bertahap.<\/p>\n<p>\u201cFokus kami saat ini adalah menjaga produktivitas kapal dan dermaga agar kendaraan yang telah mengantre dapat diseberangkan secara konsisten. Seluruh armada yang siap operasi terus dioptimalkan dengan memperhatikan kondisi cuaca dan perairan. Namun, keselamatan tetap menjadi prioritas utama dan tidak dapat dikompromikan dalam setiap pengaturan operasional,\u201d ujar Windy, Jumat (18\/9\/2026).<\/p>\n<p>Menurut Windy, kepadatan yang masih terjadi merupakan akumulasi kendaraan dari periode sebelumnya. Sehingga proses penguraiannya membutuhkan waktu.\u00a0<\/p>\n<p>Produktivitas penyeberangan tidak hanya ditentukan oleh jumlah kapal, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan perairan, dinamika pasang surut, proses manuver dan sandar, siklus bongkar muat, serta kesiapan dermaga.<\/p>\n<p>&#8220;ASDP terus berkoordinasi dengan KSOP, BPTD, BMKG, kepolisian, dan seluruh stakeholder terkait untuk menyesuaikan pola operasi kapal dan dermaga berdasarkan kondisi aktual di lapangan,&#8221; kata Windy.<\/p>\n<p>Kondisi Cuaca dan Perairan Terus Dipantau<\/p>\n<p>Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di Pelabuhan Ketapang pada Jumat (18\/9\/2026) didominasi cerah berawan hingga berawan. Tinggi gelombang diprakirakan berkisar 0,1\u20130,5 meter, dengan kecepatan angin sekitar 3\u20138 knot dan hembusan maksimum mencapai 19 knot.<\/p>\n<p>Kondisi cuaca yang relatif mendukung dimanfaatkan untuk menjaga produktivitas pelayaran dan proses bongkar muat. Namun, dinamika angin, arus, dan pasang surut tetap menjadi perhatian karena dapat memengaruhi proses manuver dan sandar kapal pada dermaga tertentu.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read634097\/asdp-bongkar-biang-kerok-kemacetan-di-ketapang-akibat-truk-odol-menumpuk\">ASDP Bongkar Biang Kerok Kemacetan di Ketapang Akibat Truk ODOL Menumpuk<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read630879\/asdp-tingkatkan-keamanan-dan-ketertiban-pastikan-pelabuhan-tetap-steril\">ASDP Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban, Pastikan Pelabuhan Tetap Steril<\/a><\/strong><\/p>\n<p>General Manager ASDP Cabang Ketapang Media Syahrianto mengatakan, operasional akan terus dimaksimalkan pada setiap periode ketika kondisi cuaca dan perairan memungkinkan.<\/p>\n<p>\u201cKami terus menjaga ritme bongkar muat di seluruh dermaga yang dapat dioperasikan. Setiap momentum kondisi cuaca dan perairan yang mendukung akan dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas agar kendaraan dapat diseberangkan secara konsisten dan kepadatan berangsur berkurang,\u201d ujar Media.<\/p>\n<p>Jumlah kapal dan pola operasi dapat disesuaikan secara dinamis berdasarkan kebutuhan serta kondisi aktual di lapangan. Penyesuaian dilakukan melalui koordinasi dengan KSOP dan BPTD, dengan mempertimbangkan cuaca, gelombang, angin, arus dan pasang surut, kesiapan kapal dan dermaga, volume kendaraan, serta keselamatan pelayaran sebagai pertimbangan utama.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>\u201cPengaturan operasional terus kami evaluasi bersama regulator. Apabila kondisi cuaca, arus, atau pasang surut memengaruhi proses manuver dan sandar di dermaga tertentu, pola operasi akan segera disesuaikan. Aspek keselamatan menjadi hal yang utama dan krusial dalam setiap keputusan operasional,\u201d tambah Media.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635603\/kendala-cuaca-asdp-sesuaikan-pola-operasi-ketapang-gilimanuk\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus mengoptimalkan layanan penyeberangan Ketapang\u2013Gilimanuk untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan. Pada Jumat (18\/9\/2026), sebanyak 24 kapal dioperasikan dengan pola operasi yang disesuaikan secara dinamis berdasarkan kondisi cuaca, gelombang, angin, arus dan pasang surut, serta kesiapan kapal dan dermaga. Dalam setiap penyesuaian pola operasi, ASDP menekankan aspek [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108223,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-108222","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108222","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108222"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108222\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108223"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108222"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108222"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108222"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}