{"id":106872,"date":"2026-09-17T09:22:11","date_gmt":"2026-09-17T02:22:11","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/17\/jalur-darat-memutar-warga-saguling-andalkan-perahu-dongfung\/"},"modified":"2026-09-17T09:22:11","modified_gmt":"2026-09-17T02:22:11","slug":"jalur-darat-memutar-warga-saguling-andalkan-perahu-dongfung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/17\/jalur-darat-memutar-warga-saguling-andalkan-perahu-dongfung\/","title":{"rendered":"Jalur Darat Memutar, Warga Saguling Andalkan Perahu Dongfung"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">KORAN MANDALA<\/a><\/strong> \u2013Bagi sebagian warga di pesisir Waduk Saguling, waktu dan jarak bukan sekadar persoalan perjalanan.<\/p>\n<p>Akses darat yang harus memutar membuat perahu menjadi pilihan praktis untuk menghubungkan aktivitas warga antarkawasan.<\/p>\n<p>Salah satunya Perahu Dongfung yang melayani penyeberangan dari Kampung Maroko, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, menuju Girimukti, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat.<\/p>\n<blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/persib\/222707\/persib-datang-ke-seoul-dengan-masalah-fisik-fc-seoul-justru-waspadai-maung-bandung\/\">Persib Datang ke Seoul dengan Masalah Fisik, FC Seoul Justru Waspadai Maung Bandung<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Rabu (16\/9\/2026) malam, suara mesin diesel perahu terdengar membelah permukaan Waduk Saguling. Dari dermaga sederhana, perahu kayu berukuran belasan meter itu datang dan pergi mengangkut warga maupun sepeda motor.<\/p>\n<p>Warga menyebutnya Dongfung, merujuk pada merek mesin diesel yang digunakan sebagai penggerak perahu.<\/p>\n<p>Tarifnya relatif terjangkau, yakni Rp10.000 untuk setiap sepeda motor. Bagi warga yang harus menuju kawasan Saguling, perahu ini menjadi jalur alternatif karena perjalanan melalui darat dinilai lebih jauh dan harus memutar.<\/p>\n<p>Dadang, salah seorang penumpang, mengaku memilih perahu tersebut karena dapat memangkas waktu perjalanan.<\/p>\n<p>\u201cLumayan, kalau ke Saguling naik Dongfung lebih cepat, tidak perlu muter lewat Cililin,\u201d ujar Dadang.<\/p>\n<p>Kehadiran perahu tersebut memperlihatkan bagaimana masyarakat di sekitar waduk mengandalkan jalur air untuk menunjang mobilitas sehari-hari.<\/p>\n<p>Di tengah keterbatasan akses, Waduk Saguling yang secara geografis menjadi pemisah antarkawasan justru dimanfaatkan warga sebagai jalur penyeberangan.<\/p>\n<p>Aktivitas di dermaga sederhana itu berlangsung sejak pagi hingga malam. Para juru mudi bergantian mengoperasikan perahu untuk melayani warga yang hendak menyeberang.<\/p>\n<p>\u201cDari pagi sampai malam. Karcisnya Rp10 ribu per motor,\u201d kata salah seorang juru mudi.<\/p>\n<p>Menurutnya, penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan cukup beragam. Sebagian merupakan warga yang menuju kawasan Saguling, sementara lainnya datang untuk memancing.<\/p>\n<p>\u201cBiasanya penumpang itu yang mau mancing atau ke daerah Saguling,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Meski hanya mengandalkan perahu kayu dan mesin diesel, layanan penyeberangan tersebut menjadi bagian dari aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di sekitar Waduk Saguling.<\/p>\n<p>Bagi warga, persoalannya sederhana: ketika jalur darat membutuhkan waktu lebih panjang, jalur air menjadi jalan pintas yang paling masuk akal.<\/p>\n<p>Perahu Dongfung pun terus bergerak di antara dua sisi waduk. Bukan sekadar mengangkut motor dan penumpang, perahu itu menjadi salah satu tumpuan mobilitas warga yang hidup di kawasan pesisir Waduk Saguling.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/222752\/jalur-darat-memutar-warga-saguling-andalkan-perahu-dongfung\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KORAN MANDALA \u2013Bagi sebagian warga di pesisir Waduk Saguling, waktu dan jarak bukan sekadar persoalan perjalanan. Akses darat yang harus memutar membuat perahu menjadi pilihan praktis untuk menghubungkan aktivitas warga antarkawasan. Salah satunya Perahu Dongfung yang melayani penyeberangan dari Kampung Maroko, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, menuju Girimukti, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Persib Datang ke [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":106873,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-106872","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106872","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106872"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106872\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/106873"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106872"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106872"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106872"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}