{"id":106795,"date":"2026-09-17T07:24:05","date_gmt":"2026-09-17T00:24:05","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/17\/kpk-ungkap-struktur-bayangan-di-atr-bpn-ada-orang-kepercayaan-menteri-prabowo\/"},"modified":"2026-09-17T07:24:05","modified_gmt":"2026-09-17T00:24:05","slug":"kpk-ungkap-struktur-bayangan-di-atr-bpn-ada-orang-kepercayaan-menteri-prabowo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/17\/kpk-ungkap-struktur-bayangan-di-atr-bpn-ada-orang-kepercayaan-menteri-prabowo\/","title":{"rendered":"KPK Ungkap \u2018Struktur Bayangan\u2019 di ATR\/BPN, Ada Orang Kepercayaan Menteri Prabowo"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya dugaan struktur bayangan di balik kasus suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang\/Badan Pertanahan Nasional (ATR\/BPN).<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan keberadaan struktur bayangan itu teridentifikasi dari banyaknya pihak di luar struktur resmi ATR\/BPN yang disebut memiliki peran dalam perkara tersebut. Salah satunya merupakan pihak swasta yang disebut KPK sebagai orang kepercayaan Menteri ATR\/BPN Nusron Wahid.<\/p>\n<p>\u201cKita melihat seolah ada dua bagan struktur di ATR\/BPN. Ada bagan struktur organisasi yang resmi, ada juga bagan struktur yang seperti bayangan. Mengapa demikian? Karena kita melihat banyaknya layering, banyaknya circle di luar struktur ATR\/BPN,\u201d kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635205\/istana-akhirnya-buka-suara-soal-pencopotan-purbaya-gegara-obrak-abrik-kemenkeu\">Istana Akhirnya Buka Suara soal Pencopotan Purbaya, Gegara Obrak-abrik Kemenkeu?<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Budi kemudian mencontohkan peran Arif Sugiyanto yang disebut sebagai orang kepercayaan Menteri ATR\/BPN. Dalam perkara tersebut, Arif disebut berperan sebagai pengelola uang sekaligus menjadi penghubung antara pihak eksternal dengan pejabat di lingkungan Kementerian ATR\/BPN.<\/p>\n<p>Selain Arif, KPK juga menyoroti tersangka bernama Erwin (ERW). Pihak swasta yang disebut sebagai orang kepercayaan Menteri ATR\/BPN itu diduga memiliki akses kepada sejumlah pejabat di lingkungan kementerian.<\/p>\n<p>&#8220;Dari konstruksi perkara ini itu ter-capture bahwa ERW ini punya akses, ya, kepada pihak-pihak di ATR\/BPN, salah satunya SON yang merupakan Kepala Kantah Bogor I,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>KPK menyatakan masih akan mendalami bagaimana hubungan antarpihak dalam perkara tersebut. Penyidik juga akan menelusuri peran masing-masing tersangka, termasuk keterkaitan mereka dalam dugaan aliran uang dan pengurusan HGB.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635202\/prabowo-pamer-buka-41-juta-lapangan-kerja-baru-bukan-dari-mbg-dan-kopdes\">Prabowo Pamer Buka 4,1 Juta Lapangan Kerja Baru: Bukan dari MBG dan Kopdes<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cNanti juga akan kami dalami bagaimana peran masing-masing, bagaimana nexus-nya, hubungan dan keterkaitannya nanti kita akan update terus perkembangannya,\u201d jelas dia.<\/p>\n<p>Kasus ini bermula dari dugaan korupsi pengurusan HGB dan penerimaan lain di lingkungan Kementerian ATR\/BPN. Pada Selasa (15\/9\/2026), KPK menetapkan 8 orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut.<\/p>\n<p>Empat di antaranya disebut merupakan orang kepercayaan Menteri ATR\/BPN Nusron Wahid, yakni Erwin, Arif Sugianto, Muhammad Fakhry, dan Fahd El Fouz. KPK sebelumnya menyebut empat nama tersebut sebagai pihak yang diduga merupakan orang kepercayaan Nusron.<\/p>\n<p>Tersangka lainnya adalah Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor Sontang Coin Manurung, Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR\/BPN Lampri, Direktur Utama PT Summarecon Agung Adrianto Pitoyo Adhi, dan Rizal Pahlefi selaku perantara.<\/p>\n<p>Dalam perkara ini, Adrianto melalui Rizal diduga memberi suap kepada Rp 1,5 miliar kepada Erwin dan Sontang untuk membuka blokir sertifikat hak guna bangunan (SHGB) milik Summarecon di Kabupaten Bogor.<\/p>\n<p>Selain dugaan suap tersebut, KPK juga mendeteksi sejumlah penerimaan lain dengan nilai mencapai miliaran rupiah. Uang itu disebut mengalir kepada Lampri dan orang-orang kepercayaan Nusron, yakni Erwin, Arif, dan Fakhry.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Sementara itu, Fahd diduga berperan sebagai pihak yang menampung aliran uang kepada orang-orang kepercayaan Nusron tersebut.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635207\/kpk-ungkap-struktur-bayangan-di-atrbpn-ada-orang-kepercayaan-menteri-prabowo\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya dugaan struktur bayangan di balik kasus suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang\/Badan Pertanahan Nasional (ATR\/BPN). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan keberadaan struktur bayangan itu teridentifikasi dari banyaknya pihak di luar struktur resmi ATR\/BPN yang disebut memiliki peran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":66922,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-106795","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106795","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106795"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106795\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66922"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106795"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106795"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106795"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}