{"id":106153,"date":"2026-09-16T13:13:04","date_gmt":"2026-09-16T06:13:04","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/16\/katie-taylor-mengubah-wajah-tinju-dalam-510-pekan-kariernya\/"},"modified":"2026-09-16T13:13:04","modified_gmt":"2026-09-16T06:13:04","slug":"katie-taylor-mengubah-wajah-tinju-dalam-510-pekan-kariernya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/16\/katie-taylor-mengubah-wajah-tinju-dalam-510-pekan-kariernya\/","title":{"rendered":"Katie Taylor Mengubah Wajah Tinju dalam 510 Pekan Kariernya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div><span class=\"hide\">Wacana Berita &#8211;<\/span><\/p>\n<p class=\"intro\"><a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/katie-taylor\">Katie Taylor<\/a> menutup karier profesionalnya setelah 510 pekan dengan cara yang sulit dilupakan.<\/p>\n<p>Petinju Irlandia itu mendapat penghormatan luar biasa dari 83.000 penonton di Croke Park, Dublin, Sabtu, 5 September 2026.<\/p>\n<p>Sejak tiba di Dublin, suasana kota dipenuhi sosok Taylor. Gambar dirinya dengan medali emas Olimpiade London 2012 terpampang di Bandara Dublin.<\/p>\n<p>Di sepanjang perjalanan menuju Croke Park, suvenir bergambar Taylor dijual, pub penuh sesak, sementara iklan di berbagai sudut kota menggunakan namanya.<\/p>\n<p>Namun, atmosfernya berbeda dari pertandingan olahraga besar lainnya. Tidak ada ketegangan atau potensi kericuhan.<\/p>\n<p>Suasananya lebih menyerupai perayaan keluarga atau pesta besar untuk melepas seorang pahlawan nasional.<\/p>\n<p>Tinju kembali digelar di Croke Park untuk pertama kalinya sejak 19 Juli 1972, ketika Muhammad Ali menghentikan Al &#8220;Blue&#8221; Lewis.<\/p>\n<p>Tiket untuk pertarungan terakhir Taylor ludes 83.000 lembar hanya dalam 30 menit. Jumlah tersebut menjadi rekor penonton terbesar untuk acara yang dipimpin petinju perempuan.<\/p>\n<p>Katie Taylor kemudian mengalahkan Flora Pili melalui keputusan mutlak dalam pertarungan terakhirnya. Kemenangan itu sekaligus menjadikannya juara dunia tak terbantahkan untuk ketiga kalinya.<\/p>\n<p>Setelah pertandingan, ia memberikan penghormatan kepada orang-orang terdekatnya, termasuk ayahnya, Peter.<\/p>\n<p>&#8220;Saya mencintaimu, Ayah,&#8221; kata Taylor saat menutup pidatonya.<\/p>\n<p>Peter sebelumnya melatih Taylor dan mendampinginya sepanjang kesuksesan amatir. Keduanya berpisah setelah orang tua Taylor berpisah pada 2016.<\/p>\n<p>Pada malam itu, Peter untuk pertama kalinya hadir langsung menyaksikan salah satu pertarungan profesional putrinya.<\/p>\n<p>Warisan Taylor jauh melampaui sabuk juara. Setelah perempuan pertama kali bertinju di Olimpiade pada 2012, ribuan anak perempuan mulai merasa memiliki tempat di sasana.<\/p>\n<p>Taylor sendiri pernah berpura-pura menjadi anak laki-laki ketika masih kecil agar diterima di lingkungan tinju.<\/p>\n<p>Dampaknya juga dirasakan lawan-lawannya. Rose Volante menggunakan bayaran dari pertarungannya melawan Taylor untuk membeli rumah bagi ibunya di Brasil.<\/p>\n<p>Delfine Persoon menggunakan pendapatannya dari menghadapi Taylor untuk membuka pusat latihan komunitas di Belanda.<\/p>\n<p>Katie Taylor memulai karier profesional pada 26 November 2016.<\/p>\n<p>Setelah kemenangan terakhirnya, barang dagangan Taylor di sekitar stadion mulai dijual dengan harga murah. T-shirt menjadi lima euro, sementara replika medali dijual satu euro.<\/p>\n<p>Taylor sang petinju telah pergi, tetapi warisannya baru dimulai. Dalam 510 pekan, ia bukan hanya memenangkan enam gelar Eropa, lima gelar dunia amatir, emas Olimpiade, serta tiga kali status juara sejati. Ia juga membantu mengubah cara dunia memandang tinju perempuan.<\/p>\n<p>Pagi pertama Taylor sebagai mantan petinju profesional tetap dipenuhi pembicaraan tentang dirinya di radio Dublin. Kariernya telah berakhir, tetapi pengaruhnya terhadap olahraga tersebut akan terus hidup.<\/p>\n<p class=\"tag\"> Artikel Tag: <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/katie-taylor\" class=\"tag-link\">katie taylor<\/a><\/p>\n<p><span class=\"hide\">Published by Wacana Berita at https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tinju\/katie-taylor-mengubah-wajah-tinju-dalam-510-pekan-kariernya<\/span><\/div>\n<p><script> (function (d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = \"\/\/connect.facebook.net\/en_US\/sdk.js#xfbml=1&version=v2.5&appId=647543805350428\"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));<\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tinju\/katie-taylor-mengubah-wajah-tinju-dalam-510-pekan-kariernya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita &#8211; Katie Taylor menutup karier profesionalnya setelah 510 pekan dengan cara yang sulit dilupakan. Petinju Irlandia itu mendapat penghormatan luar biasa dari 83.000 penonton di Croke Park, Dublin, Sabtu, 5 September 2026. Sejak tiba di Dublin, suasana kota dipenuhi sosok Taylor. Gambar dirinya dengan medali emas Olimpiade London 2012 terpampang di Bandara Dublin. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":106154,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,6],"tags":[],"class_list":["post-106153","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-sports"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106153","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106153"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106153\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/106154"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106153"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106153"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106153"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}