{"id":106050,"date":"2026-09-16T10:26:15","date_gmt":"2026-09-16T03:26:15","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/16\/prabowo-sudah-jadi-korban-mbg-jangan-gengsi-koreksi-dan-ganti\/"},"modified":"2026-09-16T10:26:15","modified_gmt":"2026-09-16T03:26:15","slug":"prabowo-sudah-jadi-korban-mbg-jangan-gengsi-koreksi-dan-ganti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/16\/prabowo-sudah-jadi-korban-mbg-jangan-gengsi-koreksi-dan-ganti\/","title":{"rendered":"Prabowo Sudah Jadi Korban MBG, Jangan Gengsi Koreksi dan Ganti"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Kali ini, kritik datang dari pakar politik dan ilmu pemerintahan sekaligus Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Prof Ryaas Rasyid, yang menilai Presiden Prabowo Subianto sudah menjadi korban dari program yang digagasnya sendiri.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Menurut Ryaas, persoalan MBG tidak lagi sekadar mengenai apakah Prabowo terjebak dalam program tersebut. Ia menilai pelaksanaannya justru telah berubah menjadi beban bagi sang Presiden.<\/p>\n<p>\u201cSekarang bukan lagi dijebakkan, dia sudah jadi beban. Prabowo sudah jadi korban MBG,\u201d kata Ryaas dalam tayangan YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Rabu (16\/9\/2026).<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read634998\/datang-ke-australia-sosok-ini-klaim-lembaga-pendidikan-gibran-bukan-sekolah-atau-univ-tapi\">Datang ke Australia, Sosok Ini Klaim Lembaga Pendidikan Gibran Bukan Sekolah atau Univ, tapi&#8230;<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ryaas bahkan memperkirakan dampak pelaksanaan MBG terhadap Prabowo akan semakin terasa dalam waktu dekat. Ia menilai persoalan manajemen menjadi salah satu titik yang membuat program tersebut sulit berjalan sesuai harapan.<\/p>\n<p>Karena itu, Ryaas mendorong Prabowo berani melakukan evaluasi terhadap MBG. Menurutnya, Prabowo tidak perlu gengsi untuk mengoreksi program yang sebelumnya menjadi bagian dari visinya sendiri apabila pelaksanaannya tidak mencapai sasaran.<\/p>\n<p>\u201cPresiden harus besar hati mengatakan itu visi saya. Saya koreksi demi kepentingan negara, demi kepentingan penyelamatan keuangan negara, demi tercapainya sasaran, kita hentikan, dan kita ganti dengan proyek yang lebih langsung mengenai kepentingan,\u201d terang dia.<\/p>\n<p>\u201cTidak seperti sekarang, dan jangan lagi libatkan itu pihak-pihak yang tidak kompeten untuk mengurus MBG. Bagaimana bisa institusi-institusi. Partai-partai, polisi segala macam mengurusi makanan, ini negara apa, ini nggak ada negara lain seperti ini kita saja,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read634983\/roy-suryo-makin-lama-makin-terbukti-ijazah-jokowi-999-persen-palsu\">Roy Suryo: Makin Lama Makin Terbukti, Ijazah Jokowi 99,9 Persen Palsu<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia kemudian mengaitkan persoalan tersebut dengan sikap Prabowo terhadap MBG. Menurut Ryaas, program tersebut tidak seharusnya ditempatkan seolah-olah menjadi ukuran harga diri seorang Presiden.<\/p>\n<p>\u201cItu karena sifat ngotot presiden. Seolah-olah MBG itu adalah harga diri, dia itu kan keliru dalam menempatkan satu masalah MBG, itu kan satu instrumen saja menuju pada keberhasilan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Ryaas menilai apabila sebuah instrumen tidak efektif mencapai tujuan, pemimpin seharusnya memiliki ruang untuk menggantinya. Baginya, kemampuan melakukan koreksi justru menjadi bagian penting dalam kepemimpinan.<\/p>\n<p>\u201cJika instrumen itu tidak efektif, harus diganti, harus dikoreksi. Nah itulah fleksibilitas kepemimpinan. Jangan Anda kaku. Jangan pakai gengsi segala macam,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Ia pun kembali menekankan pentingnya fleksibilitas bagi seorang Presiden. Menurutnya, mempertahankan sebuah kebijakan yang dinilai keliru bukan satu-satunya pilihan ketika terdapat alasan untuk melakukan perubahan.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>\u201cFleksibilitas kepemimpinan itu adalah mengoreksi kesalahan, itu lebih dihargai daripada ngotot bertahan dalam kesalahan,\u201d tutup Ryaas.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635009\/pakar-prabowo-sudah-jadi-korban-mbg-jangan-gengsi-koreksi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Kali ini, kritik datang dari pakar politik dan ilmu pemerintahan sekaligus Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Prof Ryaas Rasyid, yang menilai Presiden Prabowo Subianto sudah menjadi korban dari program yang digagasnya sendiri.\u00a0 Menurut Ryaas, persoalan MBG tidak lagi sekadar mengenai apakah Prabowo [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":99286,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-106050","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"3 hours ago","modified":"3 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106050","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106050"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106050\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/99286"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106050"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106050"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106050"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}