Ekspor Mamin Indonesia Naik 19,5 Persen, Target Baru Dipasang hingga 2029
Wacana Berita, Jakarta -
Indonesia tengah berupaya meningkatkan peran industri pangannya di pasar global. Bukan sekadar menjadi pemasok bahan baku, industri nasional didorong menghasilkan produk olahan dengan nilai tambah lebih tinggi agar mampu bersaing di tengah tuntutan pasar internasional yang semakin ketat.
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan kekuatan manufaktur nasional menjadi salah satu modal untuk memperbesar peran Indonesia dalam rantai nilai industri pangan dunia.
Berdasarkan data Manufacturing Value Added (MVA) 2025 World Bank, nilai tambah industri manufaktur Indonesia mencapai USD275,61 miliar. Angka tersebut menempatkan Indonesia di posisi ke-12 dunia sekaligus menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara.
“Industri manufaktur kita semakin solid...









