Penguatan Dolar Minim Dampak ke Desa, Kecuali Kedelai 90% Impor
Wacana Berita, Jakarta -
Deputi Ekonomi Kreatif DPP Partai Demokrat, Hasbil Mustaqim Lubis, menyatakan sependapat dengan Presiden Prabowo Subianto bahwa penguatan dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah tidak berdampak besar pada masyarakat desa.
Menurutnya, impor barang konsumsi di Indonesia masih tergolong rendah, sehingga penguatan dolar tidak terlalu terasa di pedesaan.
"Saya sepakat apa yang disampaikan Presiden @prabowo, kurs dollar hari ini tidak terlalu berdampak di desa," ucapnya, dikutip dari akun X pribadinya, Senin (18/5).
Ia menjelaskan, berdasarkan data, impor bahan konsumsi seperti buah, daging, pakaian, sepatu, ponsel, laptop, kosmetik, dan skincare hanya sekitar 9%. Pengecualian terjadi pada komoditas kedelai yang mencapai 90% impor.
“Kenapa? Berdas...








