Monday, September 21News That Matters

Business

Kuota Internet Hangus Digugat di MK, YLKI dan BPKN: Itu Langgar Hak Konsumen

Kuota Internet Hangus Digugat di MK, YLKI dan BPKN: Itu Langgar Hak Konsumen

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang pleno pengujian materiil Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Cipta Kerja yang mengubah ketentuan telekomunikasi, Kamis (21/5/2026). Sidang hari ini mendengarkan keterangan dua pihak terkait, yaitu Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), dalam dua permohonan uji materi yang berbeda. Dalam paparannya, Pengurus Harian YLKI Rio Priambodo menegaskan bahwa internet kini telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat untuk bekerja, belajar, dan mengakses layanan publik. Menurut YLKI, masalah kuota internet yang hangus bukan sekadar persoalan teknis bisnis, melainkan menyangkut hak perlindungan konsumen. “Konsumen harus mendapatkan haknya sesuai dengan apa yang te...
Menlu Sugiono Akui 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel Dapat Perlakuan Tak Manusiawi dan Merendahkan Martabat

Menlu Sugiono Akui 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel Dapat Perlakuan Tak Manusiawi dan Merendahkan Martabat

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Menteri Luar Negeri Sugiono mengumumkan kabar baik dan perkembangan kejadian sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh militer Israel dalam pencegatan kapal dan penangkapan relawan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Sugiono menjelaskan bahwa saat ini kesembilan WNI tersebut sudah dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki, dan akan segera melanjutkan perjalanan kembali ke Tanah Air. "Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Turki atas peran aktif dan dukungan penuh dalam memfasilitasi proses pemulangan ini," kata Sugiono dalam keterangan persnya. Ia menambahkan perkembangan positif ini merupakan buah kerja keras dan koordinasi erat yang dilaku...
Iran Perketat Kontrol Internet, Penduduk Teheran Terisolasi Sejak Diserang Amerika

Iran Perketat Kontrol Internet, Penduduk Teheran Terisolasi Sejak Diserang Amerika

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Iran terus memperketat kendali terhadap akses internet nasional di tengah konflik dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang memicu pemadaman internet terpanjang dalam sejarah negara tersebut. Internet di Iran telah lumpuh lebih dari 80 hari sejak serangan AS dan Israel pada 28 Februari lalu. Baca Juga: Amerika Klaim Perang Iran Akan Segera Berakhir: Teheran Sangat Ingin Berdamai Di tengah pemutusan akses digital massal itu, Dewan Keamanan Nasional Iran justru menyetujui skema “Internet Pro”, yakni layanan internet khusus berbayar untuk kelompok tertentu. Namun layanan tersebut bukan peningkatan kualitas jaringan, melainkan akses terbatas yang memungkinkan sebagian pengguna melewati sensor pemerintah. Meski begitu, berbagai platform besar sepe...
Efek Serangan Amerika, Kuota Internet 50GB Dibanderol Rp195 Ribu di Iran

Efek Serangan Amerika, Kuota Internet 50GB Dibanderol Rp195 Ribu di Iran

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Iran meluncurkan layanan “Internet Pro”, sebuah akses internet khusus berbayar yang memungkinkan kelompok tertentu melewati pemblokiran digital di tengah krisis internet nasional. Kebijakan tersebut disetujui Dewan Keamanan Nasional Iran dan diberikan kepada kalangan profesional tertentu seperti anggota kamar dagang, perusahaan teknologi, startup, hingga pelaku bisnis. Baca Juga: Amerika Klaim Perang Iran Akan Segera Berakhir: Teheran Sangat Ingin Berdamai Meski disebut sebagai “Internet Pro”, layanan itu bukan peningkatan teknis jaringan internet, melainkan akses khusus untuk membuka sebagian situs asing yang diblokir pemerintah. Namun akses tersebut tetap dibatasi kuota harian dan lalu lintas data internasional. Paket awal layanan itu dijual ...
Internet Diubah Menjadi Privilege, Hanya Bisa Dinikmati Oligarki di Iran

Internet Diubah Menjadi Privilege, Hanya Bisa Dinikmati Oligarki di Iran

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Peluncuran layanan “Internet Pro” oleh Iran memicu kritik luas karena dinilai mengubah akses internet dari hak publik menjadi keistimewaan bagi kelompok tertentu. Kebijakan yang disetujui Dewan Keamanan Nasional Iran itu memberikan akses internet khusus berbayar kepada kalangan profesional seperti startup, perusahaan teknologi, dan anggota kamar dagang. Baca Juga: Iran Resmi Akan Kelola Selat Hormuz, Pegang Urat Nadi Timur Tengah Sementara masyarakat umum, mahasiswa, hingga perempuan pekerja informal justru tidak termasuk dalam kelompok penerima layanan tersebut. Surat kabar Shargh dan sejumlah media Iran menilai kebijakan itu telah mengubah akses komunikasi dan informasi dari hak sipil menjadi privilese terbatas. Peneliti Hak Digital Iran, Sol...
Pernah Pecah Kini Jadi Mitra Tanpa Batas, Tarik Ulur Hubungan Rusia dan Cina

Pernah Pecah Kini Jadi Mitra Tanpa Batas, Tarik Ulur Hubungan Rusia dan Cina

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Hubungan Rusia dan Cina mengalami perjalanan panjang penuh tarik ulur sebelum akhirnya berkembang menjadi kemitraan strategis yang sangat erat saat ini. Kedekatan terbaru kedua negara kembali terlihat dalam pertemuan Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden China, Xi Jinping di Beijing. Baca Juga: Amerika Klaim Perang Iran Akan Segera Berakhir: Teheran Sangat Ingin Berdamai Dalam pertemuan itu, keduanya menegaskan komitmen menjalankan kebijakan luar negeri yang “independen dan berdaulat” di tengah rivalitas global. Namun hubungan Moskow dan Beijing tidak selalu harmonis. Pada 1949, pemimpin Cina Mao Zedong mengunjungi Uni Soviet setelah mendirikan Republik Rakyat Cina. Saat itu, Uni Soviet menjadi pusat kekuatan utama dunia komunis. Hubungan...
Ternyata Inilah Akar Utama Perang Rusia-Ukraina, Bocor Saat Obrolan Putin dan Xi Jinping

Ternyata Inilah Akar Utama Perang Rusia-Ukraina, Bocor Saat Obrolan Putin dan Xi Jinping

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Presiden Rusia, Vladimir Putin kembali menegaskan akar utama konflik antara Rusia dan Ukraina saat bertemu Presiden China, Xi Jinping di Beijing. Dalam deklarasi bersama yang dirilis Kremlin, Rusia menyebut salah satu “akar penyebab” perang Ukraina adalah ambisi Kyiv untuk bergabung dengan NATO. Baca Juga: Turis Amerika hingga Australia Bikin Muak Thailand, Kebijakan Bebas Visa 60 Hari Dipangkas Pernyataan tersebut kembali mempertegas narasi utama Moskow sejak invasi Rusia dimulai pada 2022. Rusia menilai ekspansi NATO ke arah timur menjadi ancaman langsung terhadap keamanan nasionalnya. Dalam pertemuan itu, Rusia dan Cina juga menyerukan solusi damai jangka panjang untuk perang Ukraina. Kedua negara menyatakan mendukung seluruh upaya yang dapa...
Internet Iran Lumpuh Lebih dari 80 Hari, Warga Terisolasi Sejak Diserang Amerika

Internet Iran Lumpuh Lebih dari 80 Hari, Warga Terisolasi Sejak Diserang Amerika

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Iran mengalami pemadaman internet terpanjang dalam sejarah negara tersebut setelah akses digital lumpuh lebih dari 80 hari sejak serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari lalu. Pemutusan internet massal itu membuat jutaan warga Iran terisolasi dari dunia luar sekaligus kehilangan akses terhadap ekonomi digital dan informasi independen. Baca Juga: Amerika Hanya Berikan Dua Opsi ke Iran, JD Vance: Kami Sudah 'Locked and Loaded' Menurut Peneliti Hak Digital Iran di Filterwatch, Solmaz Eikder kebijakan pemutusan internet telah lama digunakan aparat keamanan Iran untuk menghambat komunikasi masyarakat dan membatasi arus informasi. “Jutaan orang kini kembali terputus dari ekonomi digital dan komunikasi,” ujarnya. Ia menjelaskan platfo...
30 Menit Jadi Penentu, Israel dan Amerika Bahas Masa Depan Perang Iran

30 Menit Jadi Penentu, Israel dan Amerika Bahas Masa Depan Perang Iran

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diketahui melakukan pembicaraan telepon lebih dari 30 menit pada Minggu (17/5/2026) dengan fokus utama membahas situasi perang melawan Iran. Baca Juga: Amerika dan Sekutunya Murka ke Israel Soal Penangkapan Relawan Gaza, Sampai Sebut Jijik! Laporan media Israel menyebut salah satu topik utama yang dibahas adalah “kemungkinan dimulainya kembali perang di Iran” di tengah rapuhnya gencatan senjata yang berlaku sejak 8 April lalu. Percakapan itu berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan kawasan usai negosiasi AS-Iran yang dimediasi Pakistan mengalami jalan buntu. Usai pembicaraan dengan Netanyahu, Trump langsung mengeluarkan peringatan keras kepada Iran mel...
Politik Dominasi dan Kolonialisme Akan Gagal, Sindiran Pedas dari Rusia dan Cina

Politik Dominasi dan Kolonialisme Akan Gagal, Sindiran Pedas dari Rusia dan Cina

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Rusia dan Cina menegaskan model dominasi global bergaya kolonial tidak akan berhasil di tengah perubahan tatanan dunia internasional. Pernyataan itu disampaikan dalam deklarasi bersama Kremlin setelah pertemuan Presiden Vladimir Putin dan Presiden Xi Jinping di Beijing. Baca Juga: Viral Israel 'Tak Memanusiakan' Relawan Global Sumud Flotilla, 9 WNI Ikut Jadi Korban! Dalam dokumen tersebut, kedua negara mengkritik upaya sejumlah pihak yang dinilai masih mencoba memaksakan kepentingan geopolitik secara sepihak kepada negara lain. Menurut Moskow dan Beijing, pendekatan dominasi semacam itu merupakan warisan pola pikir kolonial yang sudah tidak relevan dengan kondisi dunia saat ini. “Model dominasi seperti itu dinilai gagal,” tulis deklarasi bersam...