Tuesday, September 22News That Matters

Business

Alarm Ekonomi Trump Berbunyi, Sentimen Konsumen Amerika Jatuh Mendekati Level Resesi Besar

Alarm Ekonomi Trump Berbunyi, Sentimen Konsumen Amerika Jatuh Mendekati Level Resesi Besar

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Federal Reserve New York mengeluarkan sinyal peringatan serius terkait kondisi ekonomi rumah tangga Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump. Sentimen konsumen dilaporkan merosot hingga mendekati, bahkan dalam beberapa indikator berada di bawah, level yang pernah terjadi saat Resesi Besar 2008 dan pandemi Covid-19. Temuan itu terungkap dalam survei terhadap sekitar 1.200 kepala rumah tangga yang dilakukan pada Februari 2026. Hasilnya menunjukkan semakin banyak warga Amerika yang menghadapi tekanan finansial dan pesimistis terhadap kondisi ekonomi mereka. Baca Juga: FIFA Diseret ke Penyelidikan, Amerika Cium Aroma Manipulasi Tiket Piala Dunia 2026 "Tingkat sentimen konsumen saat ini turun mendekati atau di bawah tingkat terend...
Rp3 Miliar vs Rp100 Miliar, Skala Kurban Prabowo Bikin Heboh

Rp3 Miliar vs Rp100 Miliar, Skala Kurban Prabowo Bikin Heboh

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Bantuan hewan kurban dari Presiden Prabowo Subianto menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memicu kehobohan masyarakat. Seorang netizen dengan akun X @dimarsasongko98 menyoroti lonjakan anggaran tersebut. Ia membandingkan dengan era Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), di mana bantuan sapi kurban presiden berkisar 38–68 ekor per tahun dengan anggaran Rp3–5 miliar. "Di era Jokowi, bantuan sapi kurban presiden sekitar 38-68 ekor per tahun, anggaran Rp3-5 miliar. Prabowo tahun ini: 1.098 ekor, Rp100 miliar dari APBN, naik 20x lipat," tulisnya, dikutip dari akun X pribadinya, Sabtu (30/50. Menurutnya, persoalan bukan pada tradisi pemberian sapi kurban, melainkan skala yang melonjak drastis di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang ...
BTS Berhasil Kumpulkan 840 Ribu Penonton di Tur Amerika Utara

BTS Berhasil Kumpulkan 840 Ribu Penonton di Tur Amerika Utara

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Grup K-pop BTS berhasil menarik sekitar 840 ribu penggemar dalam rangkaian tur dunia "Arirang" di Amerika Utara. Capaian tersebut diraih melalui 15 pertunjukan di lima kota untuk rangkaian tur dunia mereka di Amerika Utara. Melansir laporan agensi BTS, BigHit Music, yang dikutip The Korea Times, Sabtu (30/5), BTS menggelar konser dengan tiket terjual habis di Tampa, El Paso, Stanford, dan Las Vegas di Amerika Serikat, serta Mexico City di Meksiko. Tingginya minat penggemar membuat BTS menambah jadwal konser di Tampa, Stanford, dan Las Vegas. Seluruh pertunjukan tambahan tersebut juga dilaporkan ludes terjual. Tur dunia "Arirang" dimulai bulan lalu sebagai penanda kembalinya BTS ke panggung musik setelah hampir empat tahun vakum akibat para angg...
Perkuat Industri Pertahanan, BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun buat Pindad

Perkuat Industri Pertahanan, BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun buat Pindad

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Pindad melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Loan Facility sebesar Rp1,5 triliun. Langkah besar yang disepakati di Jakarta pada Jumat (29/5/2026) ini menegaskan komitmen kuat BTN dalam mendukung kemandirian industri pertahanan sekaligus menyukseskan berbagai program unggulan nasional. Acara penandatanganan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu, Direktur Utama PT Pindad Prof. Sigit Puji Santosa, Direktur Keuangan dan SDM Pindad Tambok Parulian Setyawati Simanjuntak, Wakil Direktur Utama BTN Oni Febriarto, serta Direktur Corporate Banking BTN Helmy Afrisa Nugraha. Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyampai...
Ramai di X Trump Siap Beri $350 Miliar kepada Iran, Benarkah?

Ramai di X Trump Siap Beri $350 Miliar kepada Iran, Benarkah?

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Platform X tengah diramaikan oleh kabar bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump siap memberikan dana sebesar $350 miliar kepada Iran di tengah negosiasi damai. Akun @adamemedia1, kreator konten sekaligus citizen journalist, menuliskan: "Berita bahwa Trump mungkin memberikan Iran $350 MILIAR. Aku sudah bilang dia akan berlutut dan memohon. Itulah semua yang pernah menjadi perang ini. Kapitulasi lambat dan memalukan Trump. Pemenang tidak mengumumkan gencatan senjata," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Sabtu (30/50. Lantas benarkah Trump akan memberi Iran $350 miliar? Namun, setelah ditelusuri tidak benar bahwa Trump memberikan uang sebesar $350 miliar kepada Iran. Munculnya angka $350 miliar dalam berita internasional beberapa hari ...

Pilihan Politik Jadi Dosa? Fenomena Maaf Pemilih Prabowo-Gibran

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Pegiat media sosial Ariyo Bimmo menyoroti fenomena permohonan maaf dari pemilih pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024 yang sempat ramai di media sosial. Tren permintaan maaf tersebut muncul salah satunya karena kekecewaan terhadap kondisi ekonomi Indonesia yang dinilai carut-marut.  Namun menurut Ariyo, fenomena ini mencerminkan persoalan yang lebih serius: sebagian orang mulai memandang pilihan politik orang lain sebagai kesalahan moral. "Nah, yang menarik, fenomena permohonan maaf pemilih presiden sebenarnya memperlihatkan masalah yang lebih dalam. Sebagian orang tidak lagi sekadar mengkritik pemerintah, tapi mulai memandang pilihan politik orang lain sebagai kesalahan moral. Seolah-olah memilih kandidat tertentu ad...
Jalankan MBG di Tengah Tekanan Ekonomi, Prabowo Tak Bisa Disebut Keras Kepala

Jalankan MBG di Tengah Tekanan Ekonomi, Prabowo Tak Bisa Disebut Keras Kepala

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Pegiat media sosial Ariyo Bimmo menilai Presiden Prabowo Subianto tidak bisa disebut keras kepala hanya karena tetap menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah tekanan ekonomi akibat pelemahan nilai tukar rupiah. Menurutnya, dalam sudut pandang pemerintah, MBG diposisikan sebagai investasi jangka panjang untuk menghadirkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas. "Ketika pemerintah tetap menjalankan program seperti Makan Bergizi Gratis, itu tidak otomatis berarti keras kepala. Karena dari perspektif pemerintah, program ini dipandang sebagai investasi sumber daya manusia jangka panjang," ucapnya, dikutip dari YouTube COKRO TV, Sabtu (30/5). Ia menambahkan, pemerintah melihat MBG bukan sekadar bagi-bagi makanan, melainkan bagian dari ...
Mengapa ‘Autonomous Business’ Jadi Masa Depan Dunia Usaha?

Mengapa ‘Autonomous Business’ Jadi Masa Depan Dunia Usaha?

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Berkat teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang terus berkembang, kini dunia usaha mulai memasuki fase baru yang lebih canggih, yaitu autonomous business. Berbeda dengan digitalisasi konvensional yang hanya berfokus pada otomasi proses, autonomous business mengarah pada perusahaan yang mampu mengambil keputusan, menjalankan tindakan, dan menciptakan nilai baru secara lebih mandiri. Sederhananya, digitalisasi konvensional memindahkan proses manual ke sistem digital, tapi tetap membutuhkan campur tangan manusia untuk mengambil keputusan. Sistem hanya menyajikan data atau laporan, sedangkan tetap manusia yang menganalisis untuk mengambil tindakan selanjutnya. Sementara autonomous business mampu menganalisis data secara real-time, ...
Meme Habibie vs Prabowo, Sekilas Intelektual tapi Keliru

Meme Habibie vs Prabowo, Sekilas Intelektual tapi Keliru

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Pegiat media sosial Ariyo Bimmo menyoroti beredarnya meme yang membandingkan kepemimpinan Presiden ke-3 B.J. Habibie dengan Presiden Prabowo Subianto dalam menghadapi tekanan ekonomi. Dalam meme tersebut, Habibie dianggap rasional karena menghentikan proyek strategis saat krisis moneter 1998, sementara Prabowo dicap keras kepala karena tetap menjalankan program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih. "Sekilas terlihat intelektual, padahal perbandingannya keliru sejak awal karena konteks zamannya berbeda total," ungkap Ariyo, dikutip dari YouTube COKRO TV, Sabtu (30/5). Ia menjelaskan Habibie memimpin Indonesia pada 1998, ketika krisis moneter Asia menghantam keras, dengan rupiah yang runtuh, bank-bank kolaps, kerusuhan sosi...
Harga Kakao Naik, Begini Kata Kemendag

Harga Kakao Naik, Begini Kata Kemendag

Breaking News, Business
Wacana Berita, Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan Harga Referensi (HR) biji kakao untuk periode Juni 2026 sebesar US$3.832,17 per metrik ton (MT), meningkat US$563,48 atau 17,24% dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan tersebut turut mendorong Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao menjadi US$3.511 per MT, naik US$549 atau 18,53% dari bulan sebelumnya. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, mengatakan lonjakan harga kakao dipicu oleh terganggunya rantai pasok global dan meningkatnya biaya logistik internasional. “Ada kenaikan pada HR dan HPE biji kakao karena ditutupnya Selat Hormuz yang mengakibatkan peningkatan biaya logistik, biaya asuransi, dan bahan bakar. Selain itu, penurunan suplai dari Nigeria ikut mendorong ken...