Harapan Damai Goyah, Iran Sebut AS Tak Bisa Dipercaya: Kesepakatan Apapun akan Ditolak
Wacana Berita, Jakarta -
Harapan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran kembali menghadapi hambatan serius. Di saat negosiasi disebut semakin mendekati titik krusial, Teheran justru melontarkan peringatan keras dan menegaskan tidak akan menandatangani kesepakatan apa pun sebelum hak-haknya benar-benar dijamin.
Pernyataan tegas itu disampaikan Kepala Negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, pada Minggu (31/5), menyusul munculnya laporan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengirimkan proposal perdamaian baru yang dinilai lebih keras kepada Iran.
Menurut Ghalibaf, pengalaman selama ini membuat Iran tidak bisa begitu saja mempercayai Washington.
"Kami tidak akan menyetujui perjanjian apa pun sampai kami yakin bahwa hak-hak rakyat Ira...









