Presiden Diberi Gambaran Palsu soal Kondisi Asap Karhutla
Wacana Berita, Jakarta -
Jurnalis sekaligus pegiat media sosial, Ahmad Arif, menilai Presiden Prabowo Subianto mendapat gambaran yang tidak utuh terkait dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.
Penilaian tersebut disampaikannya menyusul laporan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, yang menyebut kehidupan masyarakat di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat tetap berjalan normal meski wilayah tersebut terdampak kabut asap akibat karhutla.
Menurutnya, pernyataan tersebut berbahaya karena dinilai menormalisasi bencana serta mengabaikan dampaknya terhadap kualitas udara, kesehatan masyarakat, hingga gangguan pada layanan publik dan transportasi.
"Yang sangat berbahaya dari pernyataan ini bukan sekadar...









