Trump Beri Peringatan Keras, Iran Sebut AS Bakal Menyesal usai Serangan Terbaru
Wacana Berita, Jakarta -
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah serangan terbaru Washington ke sejumlah target militer Iran. Teheran menilai langkah tersebut dilakukan saat proses negosiasi masih berlangsung.
Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ibrahim Azizi, menuding Amerika Serikat telah melanggar prinsip diplomasi. Menurutnya, serangan itu menunjukkan Washington tidak berkomitmen terhadap gencatan senjata.
"Presiden AS yang gagal itu telah menunjukkan bahwa dia tidak memiliki komitmen terhadap prinsip-prinsip negosiasi ataupun gencatan senjata," kata Azizi, dikutip Anadolu Agency, Sabtu (27/6/2026).
Azizi menilai tindakan Amerika Serikat akan membawa dampak buruk bagi pihak yang melakukannya. Ia juga m...









