OJK Ungkap Paradoks Keuangan Syariah, Banyak yang Paham tapi Takj Jadi Pengguna
Wacana Berita, Jakarta -
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat indeks literasi keuangan syariah telah mencapai 43,42%. Namun, indeks inklusi keuangan syariah baru berada di level 13,4%. Kondisi tersebut menunjukkan masyarakat sudah cukup memahami produk dan layanan keuangan syariah, tetapi belum banyak yang memanfaatkannya.
Pelaksana Tugas Kepala Direktorat Literasi dan Edukasi Keuangan OJK, Andi Muhammad Yusuf, mengatakan fenomena tersebut berbeda dengan kondisi sektor keuangan nasional secara umum. Pada keuangan syariah, tingkat literasi justru lebih tinggi dibandingkan tingkat inklusinya.
"Indeks syariah ini justru literasi keuangannya lebih tinggi dibandingkan inklusi keuangan. Kalau kita lihat data terakhir, 43,42% indeks literasi syariah, sedangkan inklusi keuangan...









