Thursday, September 17News That Matters

PLN Ajak Siswa SMKN 39 Jakarta Peduli Keselamatan Listrik dan Melek Digital

Sambutan dari Kepala Sekolah SMK N 39 Jakarta Ani Kristiani, M.Pd, menyambut baik pelaksanaan kegiatan PLN Mengajar di lingkungan sekolah. Kolaborasi antara PLN dan pihak sekolah diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan kepada siswa, khususnya mengenai penggunaan listrik yang aman serta upaya mencegah kecelakaan akibat listrik.

Jakarta, 24 Agustus 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya memberikan sosialisasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan kepada siswa SMKN 39 Jakarta pada Rabu (19/8). Melalui program PLN Mengajar, Kegiatan bertema “Smart Youth, Smart Electricity: Kenali Bahayanya, Gunakan Listrik dengan Aman” tersebut diikuti oleh ratusan siswa yang diselenggarakan di aula sekolah.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan bahwa program yang menyasar kalangan pelajar ini adalah langkah strategis perusahaan dalam membangun ekosistem kelistrikan kota yang modern dan aman.

“Generasi Z adalah katalisator transformasi digital dan transisi energi. Melalui edukasi safety awareness serta pengenalan aplikasi PLN Mobile, kami berharap masyarakat Jakarta dapat lebih responsif dan adaptif terhadap informasi dan teknologi kelistrikan,” ujar Andy Adcha.

Melalui PLN UP3 Cempaka Putih, siswa diberikan pembekalan teknis mengenai potensi bahaya listrik dan langkah pencegahannya. Penjelasan tersebut mencakup penyebab umum kecelakaan listrik, bahaya bermain layang-layang di dekat jaringan, standar penggunaan colokan yang aman hingga prosedur darurat saat terjadi kebakaran akibat korsleting.

Image 2
Team Leader K3L dan KAM menyampaikan materi Keselamatan Ketenagalistrikan kepada siswa siswi SMK N 39 Jakarta dengan penuh semangat dan berharap materi yang disampaikan bisa diinformasikan kembali ke orang terdekat untuk menumbuhkan kepedulian dalam keselamatan selama penggunaan tenaga listrik.

Manager PLN UP3 Cempaka Putih, Supriyadi, menyampaikan bahwa edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada generasi muda penting dilakukan sejak dini. Oleh karena itu, ia berharap pengetahuan yang diberikan tidak hanya berhenti di sekolah. 

“Kami mendorong para siswa menjadi agen perubahan dan pelopor keselamatan listrik. Harapannya, ilmu ini langsung diterapkan untuk melindungi diri sendiri, keluarga di rumah, serta lingkungan sekitar,”ungkap Supriyadi.

Program PLN Mengajar tersebut turut mendapatkan apresiasi yang besar dari Kepala SMKN 39 Jakarta, Ani Kristiani. Dia menilai edukasi ini melengkapi kompetensi siswanya untuk beraktivitas secara aman dan bertanggung jawab.

“Kami percaya bahwa siswa yang cerdas bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran menjaga keselamatan dirinya. Kolaborasi ini sejalan dengan upaya kami menanamkan semangat ‘Siswa Cerdas, Listrik Aman, Sekolah Nyaman’,” kata Ani.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, PLN turut mendorong akselerasi layanan digital dengan menyosialisasikan kemudahan aplikasi PLN Mobile. Para siswa dan guru diedukasi agar dapat mengakses layanan kelistrikan, seperti pembelian token, pembayaran tagihan, hingga pelaporan gangguan hanya dalam satu genggaman. Bersamaan dengan itu, PLN juga menawarkan program Promo Tambah Daya 50% yang bisa langsung diklaim oleh peserta melalui aplikasi tersebut.