Saturday, September 19News That Matters

Waspada GERD, Stres dan Makanan Jadi Pemicu Utama


WACANA BERITA – Penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD) atau asam lambung naik kini tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, tetapi juga banyak dialami kalangan muda. Kondisi tersebut dapat dipicu berbagai faktor, mulai dari pola makan hingga kondisi psikologis seperti stres.

‎Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Gia Pratama, menjelaskan GERD terjadi ketika isi lambung naik kembali menuju kerongkongan akibat fungsi katup lambung yang tidak bekerja dengan baik.

‎”GERD terjadi ketika isi lambung naik ke kerongkongan karena katup lambung melemah atau terbuka pada waktu yang salah,” ujar dr. Gia dikutip dalam unggahan nya Kamis (30/7/2026)

‎Menurutnya, naiknya asam lambung menuju esofagus dapat menyebabkan iritasi sehingga muncul sensasi panas di dada atau yang dikenal dengan istilah heartburn. Kondisi tersebut terjadi karena posisi esofagus berada tepat di belakang jantung.

‎”Esofagus memang terletak di belakang jantung kita sehingga ketika asam lambung naik ke esofagus rasanya seperti heartburn,” katanya.

‎Dr. Gia menyebutkan, gejala GERD tidak hanya berupa rasa panas di dada, tetapi juga dapat menimbulkan keluhan lain seperti mual, perut terasa penuh atau begah, hingga muncul rasa asam di mulut.

‎”Akibatnya muncul rasa panas di dada, begah, mual, hingga rasa asam di mulut. Ini bisa terjadi karena lambung yang sedang terinfeksi, makanan pedas dan asam yang mengiritasi,” ucapnya.

‎Selain faktor makanan, ia mengatakan kondisi psikologis seperti stres dan rasa khawatir berlebihan juga dapat memperburuk gangguan lambung. Menurutnya, tekanan pikiran dapat memberikan dampak terhadap kerja organ pencernaan.

‎”Serta pikiran yang terus dipenuhi kekhawatiran. Sebab organ tubuh kita ikut menanggung apa yang terus kita pikirkan,” tuturnya.

‎Karena itu, dr. Gia mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola makan serta mengelola stres agar gejala GERD tidak mudah kambuh. Mengurangi makanan yang dapat memicu iritasi lambung dan menjaga kondisi mental menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan pencernaan.

‎”Jaga makananmu, tenangkan pikiranmu, beri lambungmu kesempatan untuk pulih,” pungkasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *