Friday, September 18News That Matters

Dompet Dhuafa Jabar Luncurkan Program PEMULIA, Perkuat Pendampingan Mualaf di Kuningan


WACANA BERITA –Dompet Dhuafa Jawa Barat meluncurkan Program Pembinaan Mualaf Indonesia (PEMULIA) di Kabupaten Kuningan sebagai upaya memperkuat pendampingan bagi para mualaf, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga sosial dan ekonomi.

Program yang didanai melalui pendayagunaan zakat untuk asnaf mualaf itu diresmikan di Pendopo Bupati Kuningan, Rabu, 29 Juli 2026.

Peluncuran dihadiri Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Direktur Program Sosial, Kemanusiaan, dan Dakwah ID Humanity Dompet Dhuafa Ahmad Shonhaji, serta Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Barat Yogi Achmad Fajar.

Satpol PP Intensif Patroli di Alun-Alun Bandung, Pengunjung Nilai Keamanan Masih Perlu Ditingkatkan

Program PEMULIA merupakan kolaborasi Dompet Dhuafa Jawa Barat, Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) ID Humanity, dan Yayasan Mualaf Ikhlas Madani Indonesia (Mukmin). Melalui program ini, para mualaf akan mendapatkan pendampingan berkelanjutan, mulai dari pembinaan keagamaan hingga penguatan ekonomi agar mampu hidup lebih mandiri.

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengapresiasi hadirnya program tersebut. Menurutnya, para mualaf kerap menghadapi tantangan setelah memeluk agama Islam, baik dari sisi psikologis, sosial, pemahaman agama, maupun kondisi ekonomi.

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi Program PEMULIA. Selama ini para mualaf sering menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tekanan psikologis, sosial, pemahaman agama, hingga persoalan ekonomi. Kehadiran program ini menjadi bukti bahwa mereka tidak sendiri dan diharapkan menjadi pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Dian.

Ia berharap Program PEMULIA dapat bersinergi dengan berbagai program Pemerintah Kabupaten Kuningan sehingga pembinaan terhadap mualaf dapat berjalan lebih terarah, komprehensif, dan memberikan dampak yang lebih luas.

Direktur Program Sosial, Kemanusiaan, dan Dakwah ID Humanity Dompet Dhuafa, Ahmad Shonhaji, mengatakan Program PEMULIA merupakan bentuk kolaborasi antara lembaga filantropi, pemerintah daerah, dan lembaga pembinaan mualaf dalam membangun ekosistem pendampingan yang berkelanjutan.

“Program ini hadir untuk merawat akidah para mualaf, bukan hanya saat mereka mengucapkan syahadat, tetapi juga melalui pembinaan, pengajaran, hingga mendorong kemandirian mereka. Inilah bentuk sinergi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam proses pembinaan mualaf di Indonesia,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Barat, Yogi Achmad Fajar, mengatakan PEMULIA menjadi salah satu program unggulan bidang dakwah yang bertujuan memastikan para mualaf memperoleh pendampingan secara berkesinambungan.

Selain meluncurkan program, Dompet Dhuafa Jawa Barat juga menyalurkan berbagai bantuan kepada para mualaf, di antaranya beasiswa pendidikan, paket sembako, perlengkapan sekolah (school kit), serta Al-Qur’an.

“Kami ingin memastikan para mualaf tidak berjalan sendiri. Dompet Dhuafa akan terus hadir mendampingi mereka dalam menjalani kehidupan baru sebagai seorang muslim,” ujar Yogi.

Melalui Program PEMULIA, Dompet Dhuafa berharap tercipta sistem pembinaan mualaf yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, sehingga para penerima manfaat tidak hanya semakin kuat dalam aspek keagamaan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan dan hidup lebih mandiri melalui dukungan berbagai pihak.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *