Sunday, September 27News That Matters

PAN Garut Perkuat Kader Milenial, Bidik Kursi di Semua Dapil


WACANA BERITA – Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Garut menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tingkat kabupaten di Graha Bela Negara, Jalan Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (27/7/2026).

Ketua DPD PAN Kabupaten Garut, Muchtarul Wildan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari amanat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN.

“Alhamdulillah, Partai Amanat Nasional telah melaksanakan pelantikan DPC se-Kabupaten Garut. Amanah dari DPP dan DPW telah selesai dilaksanakan dengan lancar. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah membantu,” ujar Wildan.

Setelah menyelesaikan pelantikan pengurus tingkat kecamatan, PAN Garut akan melanjutkan agenda pelantikan Dewan Pengurus Ranting (DPRt) di tingkat desa.

Wildan mengatakan, pelantikan DPRt tersebut direncanakan berlangsung pada Desember 2026 dan akan dilakukan di masing-masing kecamatan.

“Ke depannya DPD PAN Kabupaten Garut akan menyelenggarakan pelantikan DPRt (Dewan Pengurus Ranting) tingkat desa yang akan dilaksanakan di setiap kecamatan, mulai dari Talegong hingga Malangbong. Pelaksanaannya maksimal pada bulan Desember,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wildan mengungkapkan bahwa komposisi kepengurusan PAN Garut saat ini didominasi oleh generasi muda. Sekitar 80 persen kader di jajaran DPD PAN Garut disebut berasal dari kalangan milenial dengan usia di bawah 40 tahun.

Menurutnya, kehadiran generasi muda diharapkan mampu membawa semangat baru serta melahirkan kader-kader yang inovatif.

“Memang di DPD PAN Garut sekarang ini sekitar 80 persen kaum milenial, bahkan di bawah 40 tahun. Harapannya mereka masih memiliki semangat yang tinggi dan ke depan menjadi kader PAN yang mempunyai tujuan serta inovasi yang baik,” tambahnya.

Terkait hasil Rakerda, Wildan menyebut PAN Garut memiliki target untuk memperoleh keterwakilan satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) pada periode mendatang.

“Sesuai dengan kesepakatan di Rakerda tadi, pada periode yang akan datang satu dapil satu kursi. Walaupun ada isu bahwa dapil akan bertambah, berapa pun jumlahnya PAN Kabupaten Garut hadir untuk masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, perubahan kepengurusan dengan masuknya banyak generasi milenial tidak mengubah prinsip dasar kepemimpinan di tubuh PAN. Menurutnya, regenerasi merupakan upaya menuju perbaikan yang lebih baik.

“Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang selalu mengingat jasa-jasa masa lalu,” tuturnya.

Saat ini, PAN Garut baru memiliki keterwakilan anggota legislatif di dua dapil, yakni Dapil 3 dan Dapil 6. Kondisi tersebut tidak membuat PAN kehilangan optimisme untuk memperluas perolehan kursi pada masa mendatang.

“Dapil sekarang ada enam, dan PAN baru terisi di Dapil 3 dan 6. Semoga ke depan bisa terisi di dapil lainnya,” ucap Wildan.

Ia juga berharap masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Garut, memahami bahwa partai politik bukan hanya kendaraan untuk meraih jabatan politik.

“Harapannya masyarakat lebih mengerti dan memahami bahwa partai politik hadir di Indonesia, khususnya di Kabupaten Garut, sebagai media penghubung serta penyambung lidah antara masyarakat dan pemerintah,” pungkasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *