Thursday, October 8News That Matters

Pasar Kosambi Bandung: Cabai Turun, Telur Naik, Stok Bahan Pokok Melimpah


WACANA BERITA – Sejumlah bahan pokok di Kota Bandung terpantau mengalami penurunan harga. Beberapa bahan pokok tersebut diantaranya seperti varian cabai, kentang tomat hingga telur.

Salah satunya seperti yang terpantau di Pasar Kosambi Kota Bandung Jawa Barat. Menurut penuturan pedagang, kenaikan harga itu terjadi sejak awal masa libur sekolah.

Ely, salah satu pedagang di Pasar Kosambi Kota Bandung menuturkan, beberapa bahan pokok yang mengalami penurunan diantaranya adalah Cabe Keriting yang semula per kilogram seharga Rp70.000 menjadi Rp50.000 dan Cabai Merah Keriting turun dari harga Rp60.000 menjadi Rp50.000. Sementara Cabai Merah, Rawit Biasa dan Rawit Hijau turun dari Rp80.000 menjadi Rp60.000 per kilogram.

“Keriting merah dari tujuh puluh, sekarang lima puluh, cabe merah dari delapan puluh jadi enam puluh. Rawit merah dari delapan puluh, sekarang enam puluh,” kata Eky saat diwawancarai di Pasar Kosambi Kota Bandung, Rabu (1/6/2026).

Ely menyebut, penurunan harga tersebut dikarenakan pasokan bahan pokok yang cukup aman dan ketersediaan barang dari para pedagang mampu memenuhi permintaan masyarakat atau pembeli.

“Barang banyak jadi faktor gitu, stok banyak. Kalau stok banyak, barangnya tuh turun,” ucap dia.

Penurunan harga juga terjadi di beberapa bahan pokok lainnya seperti Selada yang turun cukup drastis dari harga Rp40.000 menjadi Rp20.000 per kilogram dan Bawang Merah turun dari harga Rp70.000 menjadi Rp55.000.

Meski demikian, beberapa bahan pokok lainnya seperti Kentang dan Timun justru mengalami kenaikan. Kentang sendiri saat ini berada di harga Rp20.000, dimana harga itu mengalami kenaikan sebesar Rp2.000 dari harga sebelumnya di Rp18.000 per kilogram. Timun yang semula berada di harga Rp12.000 per kilogram naik cukup drastis menjadi Rp16.000.

“Bawang merah dari tujuh puluh, sekarang lima puluh lima, kentang naik dari delapan belas, sekarang dua puluh. Yang naik pisan sekarang timun, kemarin dua belas sekarang enam belas sekilo,” jelas Ely.

Berbanding terbalik dengan bahan pokok cabai dan sayuran yang didominasi oleh penurunan harga, komoditas telur justru terpantau mengalami kenaikan.

Sejumlah Harga Bahan Pokok di Kota Bandung Terpantau Turun di Masa Libur Sekolah, Namun Harga Telur Justru Alami Kenaikan (Sarah/Koran Mandala)
Sejumlah Harga Bahan Pokok di Kota Bandung Terpantau Turun di Masa Libur Sekolah, Namun Harga Telur Justru Alami Kenaikan (Sarah/Koran Mandala)

Ali, salah satu pedagang telur di Pasar Kosambi Kota Bandung mengungkapkan bahwa kenaikan harga telur itu baru terjadi per hari ini. Harga telur sendiri mengalami kenaikan sebesar Rp1.000 per kilogram dari harga semula Rp 24.500 menjadi Rp25.500 per kilogram.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa harga tersebut masih fluktuatif di tengah permintaan pasar yang tidak menentu. Menurutnya, harga tersebut belum tentu bertahan dalam kurun beberapa hari dan masih ada kemungkinan penurunan harga pada esok hari.

“Harga fluktuatif dari agen, nggak tau gitu besok mah,” pungkas Ali.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *