Thursday, October 8News That Matters

Terminal Cicaheum Bakal Punya Depo BRT, JPO Dibongkar untuk Dukung Operasional Bus Listrik


WACANA BERITA –Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan pembangunan depo Bus Rapid Transit (BRT) di kawasan Terminal Cicaheum. Salah satu tahapannya adalah membongkar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang dinilai menghambat ruang manuver bus listrik berukuran besar.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan pembangunan depo BRT menjadi alasan utama dibongkarnya JPO yang berada di area Terminal Cicaheum.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut tidak lagi sesuai dengan rencana pengembangan kawasan terminal sebagai pusat operasional armada BRT.

5 Rekomendasi Tempat Padel di Bandung yang Seru Buat Main Bareng Teman

“Jadi malam ini kami melaksanakan pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang yang berada di Terminal Cicaheum,” ujar Rasdian saat ditemui di Terminal Cicaheum, Jumat (26/6/2026) malam.

Ia menjelaskan, seluruh proses administrasi terkait aset JPO telah rampung. Mulai dari pengalihan kepemilikan menjadi aset Pemerintah Kota Bandung, appraisal atau penilaian aset, hingga penetapan pemenang lelang pembongkaran.

Rasdian mengatakan, setelah pembongkaran selesai, hasil penilaian aset akan disetorkan ke kas daerah Pemerintah Kota Bandung.

Sebelum pekerjaan dimulai, Dinas Perhubungan menggelar apel dan rapat teknis bersama seluruh pihak yang terlibat guna memastikan proses berjalan aman. Material baja hasil pembongkaran juga akan dilelang sesuai ketentuan.

Pembongkaran dilakukan secara bertahap dengan diawali dari bagian jembatan yang berada di dalam area terminal. Selanjutnya, dua unit crane digunakan untuk mengangkat badan jembatan dan memindahkannya ke dalam terminal agar tidak mengganggu arus kendaraan di Jalan Ahmad Yani.

Selama proses pengangkatan berlangsung, Dinas Perhubungan menerapkan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan dari arah timur masuk ke area Terminal Cicaheum sebelum kembali keluar melalui pintu terminal.

Meski demikian, Rasdian memastikan dampak terhadap arus lalu lintas hanya bersifat sementara dan terjadi saat proses pemindahan badan jembatan menggunakan crane.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *