Saturday, September 26News That Matters

Ledakan Petasan Warnai Pembubaran Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar


WACANA BERITA – Aksi demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (15/6/2026) sore, sempat diwarnai kericuhan saat massa mulai membubarkan diri.

Berdasarkan pantauan di lokasi, situasi memanas sekitar pukul 17.33 WIB. Beberapa kali terdengar suara ledakan petasan yang disertai lemparan botol. Kondisi tersebut membuat sebagian peserta aksi berhamburan ke berbagai arah.

Petugas kepolisian yang berjaga langsung melakukan pengamanan dan mengimbau peserta aksi untuk tetap tenang.

Sejumlah personel Brimob kemudian bergerak menertibkan massa hingga ke kawasan Jalan Jalan Sulanjana Kota Bandung guna mencegah situasi semakin memanas.

Meski sempat terjadi ketegangan, kondisi berangsur kondusif setelah aparat melakukan pengamanan dan massa aksi mulai meninggalkan lokasi.

Setelah terdengar kericuhan, polisi segera membentuk barikade untuk mengamankan situasi. Senin 15/6/2026 (Sarah/Koran Mandala)
Setelah terdengar kericuhan, polisi segera membentuk barikade untuk mengamankan situasi. Senin 15/6/2026 (Sarah/Koran Mandala)

Sebelumnya Salah seorang peserta aksi, Abdurrahman Mohamid Abdul Malik Al-Barakati, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, mengatakan mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengerahkan sekitar 1.304 peserta dalam demonstrasi tersebut.

Menurutnya, jumlah keseluruhan peserta aksi dari berbagai perguruan tinggi tidak diketahui secara pasti karena koordinasi dilakukan oleh BEM Nusantara.

Terkait jalannya demonstrasi, Abdurrahman menegaskan bahwa mahasiswa tetap berkomitmen menyampaikan aspirasi secara damai.

“Sejauh ini jalannya aksi kondusif dan insyaallah aksi ini adalah aksi damai. Kami tetap berkomitmen menyuarakan aspirasi secara damai dan tidak menginginkan terjadinya hal-hal yang tidak diharapkan,” ujarnya.

Aksi mahasiswa tersebut sebelumnya digelar untuk menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Meski sempat diwarnai insiden saat pembubaran, demonstrasi secara umum berlangsung hingga sore hari dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *