Thursday, October 8News That Matters

SPMB Kota Bandung 2026 Dibuka, Orang Tua Diminta Pahami Jalur dan Tahapan Pendaftaran


WACANA BERITA – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan (Disdik) resmi memulai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 dengan sejumlah penyesuaian aturan dan mekanisme untuk meningkatkan transparansi, objektivitas, akuntabilitas, serta rasa keadilan dalam proses penerimaan siswa baru.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Edy Suparjoto, mengingatkan para orang tua untuk memahami tahapan SPMB agar tidak mengalami kesalahan saat proses pendaftaran.

“SPMB ini memiliki lima tahapan utama, mulai dari pendataan, pendaftaran, seleksi, pengumuman hingga daftar ulang. Orang tua harus memahami setiap prosesnya agar tidak keliru saat melakukan pendaftaran,” ujar Edy.

Rute Konvoi Persib Disiapkan, Bakal Lintasi Kawasan Bersejarah Kota Bandung

Menurut Edy, tahapan awal dimulai dengan penyusunan regulasi melalui peraturan kementerian, peraturan wali kota, keputusan kepala dinas, hingga panduan teknis pelaksanaan. Setelah itu, Disdik Kota Bandung memperkuat sistem aplikasi SPMB, termasuk peningkatan kapasitas server guna mengantisipasi lonjakan pengguna.

“Server kami terus di-upgrade karena dalam satu waktu bisa diakses puluhan ribu pengguna secara bersamaan. Kami juga bekerja sama dengan PLN untuk memastikan sistem tetap berjalan stabil selama proses berlangsung,” katanya.

Pada pelaksanaan tahun ini, jalur penerimaan jenjang SMP tetap dibagi menjadi empat kategori, yakni domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Sementara untuk jenjang SD terdiri atas jalur domisili, afirmasi, dan mutasi.

Kuota penerimaan untuk SMP meliputi jalur domisili sebesar 40 persen, afirmasi 30 persen, prestasi 25 persen, dan mutasi 5 persen. Sedangkan untuk SD, jalur domisili mendapat porsi 80 persen, afirmasi 15 persen, dan mutasi 5 persen.

Tim Penyusun Kebijakan SPMB Disdik Kota Bandung, Mia Tresnawulan, menjelaskan bahwa perubahan utama tahun ini terdapat pada mekanisme jalur prestasi.

Menurutnya, jalur prestasi tidak lagi menggunakan Tes Terstandar Daerah (TTD). Sebagai gantinya, pemerintah pusat mulai menerapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa.

“Nantinya nilai TKA akan masuk ke komponen jalur prestasi nilai rapor. Jadi sekarang jalur prestasi hanya terdiri dari prestasi nilai rapor dan prestasi penghargaan atau perlombaan,” jelas Mia.

Ia menambahkan, komposisi kuota jalur prestasi juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya nilai rapor hanya mendapat porsi 7,5 persen, kini meningkat menjadi 15 persen, sedangkan prestasi penghargaan dan perlombaan sebesar 10 persen.

Selain mekanisme jalur, Disdik Kota Bandung juga mengingatkan pentingnya akurasi titik koordinat rumah pada jalur domisili. Sebab, sistem pengukuran dilakukan menggunakan garis lurus horizontal antara rumah dan sekolah, bukan berdasarkan jarak tempuh kendaraan.

“Dalam satu kompleks perumahan saja titik koordinat bisa berbeda. Itu yang harus diperhatikan betul oleh orang tua,” ujar Edy.

Saat ini tahapan pendataan tengah berlangsung. Orang tua diminta segera mengunggah dokumen persyaratan umum, seperti kartu keluarga, akta kelahiran, dan identitas orang tua.

Untuk membantu masyarakat, Disdik Kota Bandung juga membuka layanan help desk terpadu bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Sosial guna menangani persoalan administrasi dan data kependudukan.

Berbeda dari tahun sebelumnya, pelaksanaan SPMB 2026 dibagi ke dalam dua tahap pendaftaran. Tahap pertama diperuntukkan bagi jalur prestasi dan afirmasi, sedangkan tahap kedua untuk jalur domisili dan mutasi.

Skema ini dinilai memberi peluang lebih fleksibel bagi calon peserta didik. Peserta yang belum lolos pada tahap pertama masih dapat mengikuti seleksi di tahap berikutnya.

“Kalau tidak lolos di jalur prestasi, masih bisa mencoba di jalur domisili pada tahap kedua. Jadi peluangnya lebih fleksibel,” tutur Edy.

Disdik Kota Bandung juga meminta masyarakat aktif memanfaatkan kanal pengaduan resmi apabila menemukan dugaan pelanggaran atau kendala selama proses SPMB berlangsung.

“Pengaduan bisa disampaikan melalui website resmi. Kami siap menindaklanjuti secepat mungkin agar pelaksanaan SPMB tetap berjalan jujur dan transparan,” pungkasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *