Saturday, September 26News That Matters

Rapat koordinasi terkait pengembangan aplikasi Garut super apps


WACANA BERITA –Garut Super Apps Merupakan aplikasi yang di rancang oleh pemerintah kabupaten Garut sebagai sarana layanan kepada masyarakat, dan aplikasi ini sudah berjalan namun belum maksimal dalam pelayanan.

Wakil Bupati Garut Putri Kalimantan melaksanakan konsolidasi dengan pihak terkait, dan berlangsung di Pamengkang Pendopo Garut jalan kiansantang Garut, Rabu (30/04/2026).

Wakil Bupati Garut Putri Karlina menyatakan akan pematangan mengenai aplikasi Garut Super Apps, dan melaksanakan konsolidasi untuk perkembangannya.

Ribuan Buruh Garut Bergerak ke Monas, Aksi Lokal Dijadwalkan Ulang

” Mau di matengin aj udah dibikin gak boleh nanggung harus bermanfaat, jadi kita konsolidasi lagi pemaparan terkait superapps di tahun kedua terus perkembangannya mau gimana.” Kata Putri.

Pada konsolidasi ini pengembangan Garut Supermarket Apps Bupati lebih konsen terhadap pelayanan publik, pengembangan E – tiketing menjadi bahasan juga.

” Tadi Bapak ( Bupati) konsennya pelayanan publik kita juga pengembangannya ke e – tiketing karena banyak maslah di tiket pariwisata maupun gelang olahraga,” Ujar Putri.

Putri berharap Garut Super Apps ini menjadi Top Of Mine Garut dalam pengaduan dan pertanyaan layanan kependudukan.

” Kita ingin pastiin Garut superapps jadi top of mine nya orang Garut untuk pengaduan atau pertanyaan tentang layanan kependudukan, saya dan Bupati manusia gak mungkin buka medsos terus jangan sampai nada anggapan saya gak pernah dibalesin, kita media sosial untuk memberikan informasi jadi harus ada kanal lain terkait pengaduan maupun bagaimana tanya jawab masyarakat lebih tertruktur.” Jelas Putri.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Garut  Abdusy Syakur Amin menyatakan harapannya dengan aplikasi ini, menjadi pengukuran atas keluhan masyarakat terhadap pembangunan kabupaten Garut.

” Jadi ini kan harapan kita terkait dengan bagaimana kita bisa mengukur respon kita terhadap keluhan masyakarat, selama ini kan seringkali tidak terukur padahal udah kita kerjakan, ketika masyarakat nuntut kita kan sudah kerjakan kan tidak semua masyarakat tahu, nah kita punya mekanisme. ” Ucap Syakur.

” Pertama secara transparan itu bisa melihat bagaimana respon bagaimana temen temen skpd, dan kita mengevaluasi dan lebih jauh lagi kita juga mengantisipasi supaya hal itu tidak terjadi lagi, ” Lanjut Syakur.

Dalam era digitalisasi Syakur menjelaskan bahwa proses harus bertahap, dan menitik beratkan juga pada pelayan e – tiketing.

” Karena kita itu ingin semua itu digitalisasi jadi kita memutuskan untuk bertahap dulu, jadi yang paling dekat itu layanan publik dan juga harapan digitalisasi terkait dengan e – tiketing, tapi itu juga perlu waktu.” Jelasnya.

” Mohon bersabar, bertahap tapi insya allah dalam waktu satu dua bulan pelayanan itu akan ada perbaikkan.” Tambahnya.

” Intinya kita dengan digitalisasi kita memberikan harapan masyarakat terkait layanan publik, semua itu kita inventarisasi dan itu bisa di lakukan evaluasi dan terukur.”pungkas syakur.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *