
WACANA BERITA –Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Tahun 2026 di Aula Institut Pendidikan Indonesia, Jalan Terusan Pahlawan, Sukagalih, Tarogong Kidul, Kamis (23/4/2026). Agenda ini difokuskan untuk mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Rakerkab tersebut dihadiri Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Ketua KONI Garut Subhan, Ketua KONI Jawa Barat M. Budiana, serta para pengurus cabang olahraga (cabor) dan peserta rapat lainnya.
Ketua KONI Garut Subhan mengatakan, pembahasan utama dalam Rakerkab kali ini adalah kesiapan teknis menuju Porprov 2026 yang rencananya digelar pada November di tiga daerah, yakni Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kabupaten Bogor.
Pemberangkatan Perdana Lancar, 445 Jemaah Haji Kota Bandung 2026 Terbang ke Madinah
“Rakerkab tahun ini difokuskan untuk mematangkan persiapan Porprov 2026, termasuk aspek teknis dengan target Garut bisa masuk 10 besar,” ujar Subhan.
Selain itu, Subhan mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Garut sebagai tuan rumah Porprov 2030. Menurutnya, persiapan untuk agenda tersebut harus mulai dilakukan sejak sekarang.
“Garut dipercaya menjadi tuan rumah Porprov 2030. Karena itu, persiapannya harus dimulai dari sekarang,” katanya.
Dari sisi kesiapan atlet, Subhan memastikan bahwa KONI Garut telah melakukan verifikasi dan optimistis mampu mencapai target yang ditetapkan.
“Setelah babak kualifikasi, kami sudah melakukan verifikasi atlet. Secara keseluruhan, kami siap dan optimistis bisa masuk 10 besar,” ucapnya.
Ia juga menyebutkan jumlah cabang olahraga yang diikuti Garut pada Porprov 2026 mengalami peningkatan dibandingkan edisi sebelumnya. Sejumlah cabor baru dipastikan ikut serta, di antaranya sepak bola putra dan putri, berkuda, serta biliar.
“Sekitar 40 cabang olahraga akan diikuti. Ada beberapa tambahan cabor dibanding Porprov sebelumnya,” jelasnya.
Seiring bertambahnya jumlah cabor, jumlah atlet dan ofisial juga meningkat signifikan. Jika pada Porprov 2022 sebanyak 700 orang, maka pada 2026 diperkirakan mencapai 900 orang.
“Total atlet dan ofisial sekitar 900 orang. Ada penambahan sekitar 200 orang dibandingkan 2022,” katanya.
Subhan menambahkan, peta kekuatan olahraga Garut kini lebih merata. Jika sebelumnya didominasi cabang perorangan, kini cabang beregu juga mulai menunjukkan prestasi.
“Dulu kita kuat di cabang perorangan. Sekarang cabang beregu seperti hoki dan sepak bola juga mulai berkembang dan punya target prestasi,” ujarnya.
Beberapa cabang olahraga juga mencatat hasil positif pada babak kualifikasi, di antaranya renang yang meraih peringkat ketiga, berkuda peringkat kedua, serta arung jeram yang berhasil menyapu bersih delapan nomor.
“Hasil di babak kualifikasi ini menjadi modal penting untuk menghadapi Porprov nanti,” katanya.
Untuk mendukung kesiapan atlet, KONI Garut juga tengah menyiapkan aspek administratif dan kesejahteraan, termasuk pendataan untuk BPJS serta penyaluran insentif melalui kerja sama dengan bank daerah.
“Kami mulai pendataan untuk BPJS dan menyiapkan sistem insentif yang langsung ditransfer ke rekening atlet. Pemusatan latihan rencananya dimulai pada Mei 2026,” pungkasnya.
