
WACANA BERITA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Jawa Barat pada Sabtu (18/4/2026) didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah.
Berdasarkan data Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat yang diperbarui pukul 05.30 WIB, hujan diperkirakan mulai terjadi sejak menjelang siang di beberapa wilayah.
Pada pagi hingga siang hari (07.00–13.00 WIB), cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun, menjelang siang terdapat potensi hujan ringan di sejumlah daerah, seperti Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten dan Kota Bogor, Karawang, Purwakarta, Cianjur, Sukabumi, Subang, Bandung, Bandung Barat, Sumedang, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Garut, dan Tasikmalaya.
BNPB Prioritaskan Modifikasi Cuaca untuk Tangani Banjir di Bandung Raya
Memasuki siang hingga sore hari (13.00–19.00 WIB), intensitas hujan diperkirakan meningkat. BMKG mencatat potensi hujan ringan hingga sedang terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Barat, termasuk Kota Depok, Kota Cimahi, Kota Banjar, serta wilayah Cirebon dan Ciamis.
Pada malam hari (19.00–01.00 WIB), hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah. Bahkan, beberapa daerah seperti Cianjur, Sukabumi, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Sementara itu, pada dini hari (01.00–07.00 WIB), kondisi cuaca kembali cenderung cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah seperti Bogor, Karawang, Cianjur, Sukabumi, Bandung, hingga Pangandaran.
BMKG mencatat suhu udara di Jawa Barat berada pada kisaran 20 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 60 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 5 hingga 40 kilometer per jam.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang, terutama pada siang, malam, hingga menjelang dini hari di sebagian besar wilayah Jawa Barat.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang, khususnya di daerah rawan.
