
Audiensi tersebut digelar menyusul tewasnya seorang siswa SMAN 5 Bandung di kawasan Jalan Cihampelas, yang diduga akibat bentrokan dengan pelajar lain. Para orang tua meminta dukungan dan pengawalan agar kasus tersebut diusut tuntas.
“Kami datang untuk meminta dukungan dan pengawalan atas kasus ini, serta berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” ujar Firdan, salah satu orang tua korban, dalam pertemuan tersebut.
Pemkot Bandung Perketat Pengawasan WFH ASN, 137 Pegawai Terindikasi Langgar Aturan
Menanggapi hal itu, Edwin Senjaya menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia menegaskan, meski secara kewenangan pendidikan tingkat SMA berada di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DPRD Kota Bandung tidak akan tinggal diam.
“Kami turut berduka cita dan mendoakan almarhum mendapat tempat terbaik,” ujarnya.
Edwin menilai, karena peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kota Bandung, maka pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam aspek ketertiban dan perlindungan masyarakat.
Ia merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 yang mengatur kewajiban pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
Lebih lanjut, Edwin menyebut DPRD Kota Bandung akan mendorong pengawalan kasus melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung, yang melibatkan unsur aparat penegak hukum.
“Kami akan berkoordinasi melalui Forkopimda, termasuk dengan Kapolrestabes, agar penanganan kasus ini berjalan maksimal,” katanya.
DPRD Kota Bandung, lanjut Edwin, juga akan mengeluarkan rekomendasi agar kasus tersebut diusut tuntas, termasuk mengungkap dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat.
Di sisi lain, ia mendorong Forum Orang Tua Murid untuk juga menyampaikan aspirasi ke DPRD Jawa Barat, mengingat pembinaan siswa SMA merupakan kewenangan pemerintah provinsi.
“Kami sarankan juga beraudiensi dengan DPRD Jawa Barat untuk mendorong pola pembinaan ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, Iman Lestariyono, menilai peristiwa ini harus menjadi momentum evaluasi bersama. Ia menyoroti pentingnya penguatan sistem pengawasan, termasuk peningkatan fasilitas CCTV di sejumlah titik rawan.
“Perlu ada peningkatan pengawasan, termasuk CCTV, untuk mencegah tindak kriminal serupa,” katanya.
