
Berita Liga Italia: Pelatih Fiorentina, Paolo Vanoli menyebut timnya tampil luar biasa di San Siro. Namun dia juga menyesal tak menutup laga sebelum kalah 2-1 dari Inter Milan.
Fiorentina nyaris membawa pulang poin dari San Siro. Alex Jimenez membawa mereka unggul di babak kedua hingga menit ke-90, tetapi Inter Milan membalikkan keadaan lewat gol Marcus Thuram dan penalti Piotr Zielinski.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, pelatih Fiorentina, Paolo Vanoli menyebut timnya tampil sangat baik dan menyesal tidak menutup laga dengan baik. Dia juga menjelaskan pergantian pemain yang ia lakukan setelah unggul.
“Kami bermain sangat baik, kami unggul hingga menit ke-90, tetapi Inter memang begitu. Kami datang dengan kepribadian dan sikap yang hebat, kami ada di dalam permainan dan punya dua peluang untuk mencetak gol kedua dan menutup laga.”
“Kami marah, tetapi kami melihat jalannya sudah benar. Kami bermain dengan terbuka, kami bisa melakukan sesuatu yang penting. Saya paham kekecewaan pemain, mereka pantas mendapat hasil penting, tetapi mereka harus melihat ke depan dan terus tampil seperti ini,”
“Saya ingin menyakiti mereka lagi lewat pergantian. Mkhitaryan agak kesulitan menghadapi Jimenez dan saya pikir dengan memasukkan dua pemain segar saya bisa menyakiti mereka lagi.”
“Pada akhirnya saya memasang gelandang keempat yang sedikit lebih bertahan, karena akan sombong kalau tidak melihat apa yang bisa dilakukan Inter. Kalau Gnonto mencetak gol, kami tidak akan bilang apa pun soal pergantian.”
Artikel Tag: fiorentina, inter milan, paolo vanoli
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/bola/paolo-vanoli-fiorentina-bermain-terbuka-sayang-tak-menutup-laga
