Monday, October 26News That Matters

Bank Dunia Bongkar Masalah Kredit RI! Cuma 32% PDB, Negara Tetangga Hampir 80%


Wacana Berita, Jakarta –

Bank Dunia (World Bank) menyoroti penyaluran kredit perbankan ke sektor swasta Indonesia yang stagnan di kisaran 32% terhadap produk domestik bruto (PDB) sejak 2021, jauh di bawah rata-rata regional yang mendekati 80%.

Lead Financial Sector Economist World Bank Group Julián Casal mengatakan, Indonesia memiliki sistem keuangan yang stabil, tetapi belum cukup dalam untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan dunia usaha, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian agar sistem keuangan dapat berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Indonesia memiliki sistem keuangan yang stabil tetapi dangkal. Memperdalamnya merupakan pengungkit pertumbuhan selanjutnya,” kata Casal dalam acara The 4th OJK International Research Forum 2026, Transforming Finance for Resilient Growth oleh OJK Institute secara daring, Senin (26/10/2026).

Casal menjelaskan, perekonomian Indonesia mampu tumbuh rata-rata 5% per tahun selama lebih dari satu dekade. Selain itu, Bank Dunia juga memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2% pada 2026. Angka ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi pertumbuhan kawasan Asia Timur dan Pasifik sebesar 4,5%.

Namun, pertumbuhan tersebut belum sepenuhnya didukung pendalaman sistem keuangan. Menurut Casal, sekitar 80% pekerjaan di Indonesia masih bersifat informal, sedangkan hanya sekitar 7% pekerja berpenghasilan kelas menengah.

Tercatat dalam survei terbaru Bank Dunia yang dipaparkannya, sebanyak 29% perusahaan mengidentifikasi akses pembiayaan sebagai hambatan terbesar dalam menjalankan usaha.

“Setiap negara berpenghasilan tinggi di dunia, setiap negara yang telah melakukan transisi dari negara berpenghasilan menengah ke atas menjadi negara berpenghasilan tinggi, telah melakukannya dengan memperluas kedalaman dan efisiensi sistem keuangannya seiring pertumbuhannya,” kata Casal.

Dari sisi struktur industri, perbankan masih menguasai sekitar 80% aset lembaga keuangan Indonesia. Sepuluh bank terbesar menguasai sekitar dua pertiga aset industri perbankan, sementara empat bank milik negara menyumbang lebih dari 40% total aset perbankan.

Sementara itu, kapitalisasi pasar saham Indonesia baru sekitar 39% dari PDB, obligasi pemerintah sekitar 27%, dan obligasi korporasi hanya 2% dari PDB. Casal menyebut ketiga indikator tersebut masih berada di bawah rata-rata Asia Tenggara.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *