Saturday, October 24News That Matters

Floyd Schofield Bidik Unifikasi Gelar Melawan Abdullah Mason pada 2027


Wacana Berita –

Floyd Schofield mulai membidik pertarungan unifikasi gelar kelas ringan setelah merebut gelar juara dunia pertamanya pada 10 Oktober.

Ayah sekaligus pelatihnya, Schofield Sr., mengungkapkan peluang duel melawan juara kelas ringan Organisasi Tinju Dunia (WBO) Abdullah Mason pada awal 2027.

Schofield Sr. menyebut pihak promotor Top Rank telah mengirimkan dokumen terkait kemungkinan pertarungan tersebut.

Menurut dia, duel antara Floyd Schofield dan Mason berpeluang digelar di San Antonio, Amerika Serikat, pada Februari atau Maret tahun depan, apabila kesepakatan finansial dan lokasi tercapai.

“Sepertinya Top Rank sudah mengirimkan dokumen untuk Abdullah Mason. Jika mereka menyepakati angka yang tepat, pertarungan ini bisa digelar di San Antonio pada Februari atau Maret,” kata Schofield Sr. dalam video yang diunggah melalui Instagram.

Ia menilai pertarungan tersebut akan menjadi duel menarik, tetapi menegaskan bahwa nilai bayaran harus sesuai sebelum negosiasi dilanjutkan.

“Saya hanya menunggu untuk melihat angka bayarannya dan lokasi pertarungan. Setelah itu, kita bisa melangkah lebih jauh. Semoga mereka bisa mewujudkannya,” ujarnya.

Mason, petinju kidal berusia 22 tahun asal Cleveland, Ohio, terakhir kali mempertahankan gelar WBO pada 4 Juli di kota kelahirannya.

Ia mengalahkan Albert Bell melalui kemenangan penghentian pertarungan setelah menjatuhkan lawannya dua kali pada ronde terakhir.

Bell menerima pertarungan tersebut dalam waktu singkat setelah Joe Cordina tidak diizinkan memasuki negara itu.

Cordina (19-1, 9 KO) merupakan penantang wajib gelar Mason dan berpeluang menjadi lawan berikutnya dalam kartu pertarungan Tyson Fury melawan Anthony Joshua pada 11 Desember.

Namun, pertarungan itu belum dikonfirmasi.

Pekan ini, Cordina, mantan juara kelas bulu super Federasi Tinju Internasional (IBF), dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan penyerangan.

Hakim menilai tindakannya dalam insiden Februari merupakan bentuk pembelaan diri setelah rekaman kejadian tersebut beredar di internet.

Dalam persidangan, petinju berusia 34 tahun itu mengatakan vonis pidana dapat mengancam lisensi tinjunya.

Selain Floyd Schofield dan Cordina, juara kelas ringan Dewan Tinju Dunia (WBC) William Zepeda juga menjadi calon lawan Mason.

Dalam wawancara dengan Brian Custer di Last Stand Podcast, Mason menegaskan kesiapannya menghadapi siapa pun pemegang gelar yang bersedia bertarung dengannya.

“Saya pasti siap melakukan unifikasi dengan siapa pun yang memiliki gelar. Jika Schofield menjadi lawan berikutnya, silakan,” kata Mason.

Ia menambahkan bahwa dirinya memasuki dunia tinju untuk bertanding, bukan sekadar berbicara.

Mason menyatakan terbuka menghadapi siapa pun yang memiliki gelar atau berada dalam posisi untuk menantang sabuk juaranya.

Artikel Tag: joe cordina

Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/tinju/floyd-schofield-bidik-unifikasi-gelar-melawan-abdullah-mason-pada-2027





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *