Friday, October 23News That Matters

Dokter Tifa Ciduk Saksi Sidang Ijazah Jokowi Beri Keterangan Palsu, Kini Ancam…


Wacana Berita, Jakarta –

Persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali memunculkan persoalan mengenai asal-usul foto digital yang dipersoalkan.

Terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa kini ancam ambil langkah hukum terhadap saksi Dian Sandi Utama karena menilai ada dugaan keterangan palsu dan pengelabuan kepada masyarakat.

Ia menyoroti pengakuan Dian Sandi yang disebut bukan sebagai orang pertama yang mengunggah foto tersebut, melainkan mendapatkannya dari akun X lain bernama @HyperPoison.

“Kami pertimbangkan untuk melaporkan Dian Sandi ini, laporan polisi ke Polda Metro Jaya karena telah memberikan keterangan palsu kepada masyarakat dan melakukan pengelabuan,” kata dokter Tifa kepada wartawan, Kamis (22/10/2026).

Baca Juga: Pensiunan TNI: Prabowo Jadi Menhan Itu Tanda Jokowi Membuat Tabungan Politik

Tifa juga mengungkapkan adanya percakapan antara Dian Sandi dan akun @hyperpoison pada 27 April hingga 1 Mei 2025. Percakapan itu ditampilkan oleh jaksa penuntut umum (JPU) sebagai alat bukti dalam persidangan.

Menurut Tifa, dalam komunikasi tersebut, pemilik akun @hyperpoison mengaku memperoleh foto dengan mengambilnya dari akun X lain. Namun, sumber awal foto itu disebut tidak diketahui.

“Jadi sumbernya, sumber dari postingan ini (akun X @hyperpoison) itu tidak jelas. Bagaimana mungkin sumber postingan yang tidak jelas seperti ini dijadikan (bukti dalam sidang) pendakwaan,” ujar dokter Tifa.

Selain mempertanyakan sumber foto, Tifa menyoroti perbedaan waktu antara unggahan Dian Sandi dan percakapannya dengan akun @hyperpoison.

Baca Juga: Sepupu Ngaku Tak Tahu Pasti soal Jokowi Kuliah di UGM: Terkait Ijazah…

Dian Sandi diketahui mengunggah foto tersebut pada 1 April 2025 dengan menyebutnya sebagai ijazah asli Jokowi. Sementara itu, komunikasi mengenai keterangan foto yang diunggah baru berlangsung pada akhir April 2025.

Bagi Tifa, perbedaan waktu tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan asal-usul foto digital yang menjadi bagian dari perkara. Ia juga berencana meminta Jokowi selaku pelapor memberikan keterangan terkait kesaksian Dian Sandi dalam persidangan.

Tifa menilai, keterangan Jokowi dibutuhkan untuk mengonfirmasi pernyataan saksi. Ia bahkan membuka kemungkinan bahwa kesaksian tersebut mengandung keterangan palsu di bawah sumpah apabila terdapat perbedaan pernyataan dari pihak pelapor.

“Atas kesaksian ini, kita yakinkan bahwa kita akan konfrontasikan kepada pelapor, yaitu Saudara Joko Widodo. Sebab jika Saudara Joko Widodo menyampaikan pernyataan yang berbeda, maka saksi ini melakukan keterangan palsu di bawah sumpah,” ungkap dokter Tifa.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *