Wednesday, October 21News That Matters

Simon Jordan Sebut Chelsea Pelanggar Aturan Keuangan yang Lebih Parah


Wacana Berita –

Berita Liga Inggris: Pengamat sepak bola Inggris, Simon Jordan, melayangkan kritik tajam dengan menyebut Chelsea sebagai pelanggar aturan keuangan yang jauh lebih besar dan lebih parah dibandingkan Manchester City. Pernyataan pedas tersebut dilontarkan Jordan menyusul keputusan Premier League yang menyatakan City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi keuangan.

Chelsea sebelumnya telah dijatuhi denda sebesar 10,75 juta poundsterling serta sanksi penangguhan hukuman larangan transfer selama satu tahun. Sanksi tersebut dijatuhkan setelah manajemen baru The Blues secara sukarela melaporkan adanya pembayaran tersembunyi senilai 47,5 juta poundsterling yang dilakukan oleh pihak ketiga terafiliasi mantan pemilik klub, Roman Abramovich, sepanjang rentang 2011 hingga 2018.

Pembayaran tidak terdaftar tersebut dilaporkan berkaitan dengan transaksi kepindahan deretan bintang top dunia seperti Eden Hazard, Willian, Ramires, David Luiz, Andre Schurrle, Nemanja Matic, hingga Samuel Eto’o, serta jajaran staf teknis klub saat itu.

Simon Jordan menilai The Blues telah menikmati keuntungan besar lewat belanja pemain tanpa batas pada awal era kepemilikan Abramovich sebelum regulasi Financial Fair Play diperketat. Mantan pemilik Crystal Palace itu merasa heran melihat amarah publik sepak bola yang lebih besar tertuju kepada Manchester City ketimbang Chelsea.

“Mengapa tidak ada kemarahan nyata tentang Chelsea? Chelsea diizinkan melakukan apa yang tidak pernah diizinkan untuk Manchester City dan, enam tahun setelah mereka diizinkan masuk ke ruangan itu, mereka masih melakukan kecurangan,” kata Jordan saat berbicara di acara Piers Morgan’s Sports Uncensored.

Jordan menambahkan bahwa Chelsea tetap melanggar aturan saat sudah berada di posisi mapan, sementara Manchester City harus berusaha menembus dominasi papan atas ketika regulasi keuangan baru mulai diperketat oleh pihak penyelenggara liga.

“Jadi Chelsea masuk ke ruangan itu, bisa membelanjakan apa yang mereka inginkan, Manchester City datang dan orang-orang berkata ‘tidak, Anda tidak bisa masuk, kami akan menutup pintunya sekarang’. Tetapi Chelsea sudah ada di ruangan itu dan lima tahun kemudian mereka masih curang. Jadi Chelsea sebenarnya adalah pelanggar yang lebih besar dan lebih parah daripada Manchester City,” ujar Jordan menambahkan.

Lebih lanjut, Simon Jordan mengimbau publik untuk bersikap adil dan turut melayangkan kritik keras atas serangkaian pelanggaran aturan keuangan yang telah dilakukan oleh Chelsea di masa lalu.

“Manchester City tidak pernah diizinkan berada di ruangan itu dan mereka harus melanggar aturan untuk masuk. Jadi ketika Anda memikirkannya dalam istilah-istilah itu, mulailah mendapatkan amarah tentang Chelsea juga,” tutur Jordan mengakhiri keterangannya.

Artikel Tag: manchester city, chelsea, premier league, simon jordan

Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/bola/simon-jordan-sebut-chelsea-pelanggar-aturan-keuangan-yang-lebih-parah





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *