Wednesday, October 21News That Matters

Jepang Raih Medali Emas Beregu Putra Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2026


Wacana Berita –

Jepang merebut medali emas nomor beregu putra pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2026 di Rotterdam, Belanda, Selasa (20/10).

Jepang mengumpulkan nilai 251,928 untuk mempertahankan gelar setelah mengungguli Rusia yang meraih perak dengan 250,329 dan China yang memperoleh perunggu dengan 249,193.

Kemenangan tersebut memperpanjang dominasi Jepang di nomor beregu putra setelah sebelumnya meraih emas pada Kejuaraan Dunia 2023 dan Olimpiade Paris 2024.

Jepang memastikan gelar melalui penampilan kuat pada dua rotasi terakhir, sekaligus melewati Inggris yang sempat memimpin sebagian besar kompetisi.

Inggris berada di posisi terdepan setelah empat dari enam rotasi.

Harry Hepworth menyumbang nilai 14,666 pada gelang-gelang dan 14,600 pada lompat, sedangkan Jake Jarman mencatatkan 14,866 pada lompat.

Namun, kesalahan di palang sejajar menggagalkan peluang Inggris mempertahankan keunggulan.

Courtney Tulloch terjatuh saat menjalankan rutinitas palang sejajar pada rotasi kelima.

Dalam format final beregu tiga atlet tampil dan seluruh nilai dihitung, kesalahan tersebut menjadi kerugian besar bagi Inggris.

Tim itu akhirnya menempati posisi keempat dengan nilai 247,395.

Jepang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengambil alih pimpinan. Shohei Kawakami mencatatkan nilai 14,566 pada palang sejajar.

Meski Kawakami kemudian terjatuh saat membuka penampilan Jepang di palang tunggal pada rotasi terakhir, Fusuke Maeda dan juara dunia serta Olimpiade nomor serba bisa, Daiki Hashimoto, tampil nyaris sempurna.

Hashimoto menutup penampilan Jepang dengan pendaratan yang solid setelah turun dari palang tunggal.

Nilainya mencapai 14,866, cukup untuk memastikan Jepang tetap berada di puncak klasemen.

Rusia, yang bertanding dengan nama resmi World Gymnastics 2 (WG2), meraih perak dalam penampilan beregu internasional utama pertamanya sejak Olimpiade 2020.

Rusia naik ke posisi ketiga setelah lima rotasi, didukung penampilan palang tunggal Sergei Naidin yang meraih 14,566.

Mereka kemudian mengamankan posisi kedua melalui penampilan kuat pada nomor lantai.

Terakhir kali Rusia meraih medali beregu putra di Kejuaraan Dunia adalah pada 2019, ketika mereka merebut emas.

China sempat bersaing dalam perebutan gelar, tetapi kesalahan pada lompat, palang tunggal, dan lantai menghambat peluang mereka. Zou Jingyuan menjadi salah satu penampil terbaik dengan nilai 15,366 pada palang sejajar.

Amerika Serikat finis keenam dengan 245,161 setelah kehilangan momentum akibat sejumlah kesalahan.

Swiss menempati posisi kelima dengan 246,497, disusul Belanda dengan 241,294 dan Kolombia dengan 240,093.

Posisi kedelapan menjadi hasil terbaik Kolombia sepanjang sejarah nomor beregu putra di Kejuaraan Dunia, melampaui pencapaian sebelumnya, yakni peringkat ke-17.

Jepang, Rusia, dan China juga memastikan tempat untuk nomor beregu putra pada Olimpiade Los Angeles 2028.

Ketiganya menjadi tim putra pertama yang mengamankan tiket ke pesta olahraga tersebut melalui Kejuaraan Dunia 2026.

Artikel Tag: olimpiade, los angeles 2028

Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/jepang-raih-medali-emas-beregu-putra-kejuaraan-dunia-senam-artistik-2026





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *