
Berita Timnas – Mathew Baker mengungkap alasan dirinya memilih membela Timnas Indonesia meski memiliki kesempatan memperkuat Australia. Bek Melbourne City itu menjelaskan bahwa perjalanan bersama skuad Garuda sejak kelompok usia memiliki ikatan emosional yang membuatnya mantap melanjutkan karier internasional bersama Indonesia.
Mathew Baker memenuhi syarat untuk membela Timnas Indonesia maupun Australia. Pemain yang lahir di Melbourne tersebut pertama kali mendapat kesempatan memperkuat Indonesia pada 2024, ketika dipanggil Nova Arianto untuk tampil di Piala AFF U-16.
Turnamen yang berlangsung pada Juni hingga Juli 2024 itu menjadi titik awal perjalanan Baker bersama skuad Garuda. Ia merasa semakin mantap menjadi bagian dari Timnas Indonesia setelah mendapatkan kesempatan bermain di kompetisi tersebut.
“Awal mulanya adalah pada tahun 2024 (Piala AFF U-16), Saat itulah saya seperti mengukuhkan posisi saya di dalam tim, Timnas Indonesia U-16,” ujar Baker dalam wawancara dengan ABC Australia.
Sebulan setelah turnamen berakhir, Baker mendapat panggilan dari Australia untuk mengikuti PacificAus Sports Football Tour bersama tim U-17. Dalam agenda tersebut, Australia dijadwalkan menghadapi Kepulauan Solomon dan Vanuatu.
Panggilan itu sempat menarik perhatian publik sepak bola Indonesia. Pasalnya, Baker baru saja tampil bersama Timnas Indonesia U-16 dan namanya juga masuk dalam rencana Nova Arianto untuk menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-17 2025.
Namun Baker akhirnya memilih menolak panggilan Australia pada Agustus 2024 demi melanjutkan kiprahnya bersama Indonesia. Ia mengaku pertandingan bersama skuad Garuda menghadirkan perasaan yang berbeda dibandingkan laga sepak bola biasa.
“Pada bulan Agustus, saya mendapat panggilan ke tim Australia, yang kemudian saya tolak untuk tetap melanjutkan bersama tim U-16 (Indonesia),” kata Baker.
“Pertandingan pertama, itu adalah momen paling gugup yang pernah saya rasakan untuk sebuah laga. Rasanya saya belum pernah merasa begitu gemetar saat berjalan keluar di lorong stadion,” ujarnya.
Seiring waktu, Baker semakin terbiasa menghadapi tekanan pertandingan internasional. Ia juga mendapat kesempatan naik ke tim senior dan menjalani debut pada 5 Juni 2026 saat Indonesia menghadapi Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Mathew Baker masuk menggantikan Rizky Ridho pada menit ke-80. Kini, ia mengaku tidak terlalu memikirkan status Australia sebagai lawan ketika kedua negara bertemu.
“Saya tidak terlalu khawatir bahwa lawannya adalah Australia. Fokus saya hanya seberapa baik saya bisa bermain dan membantu tim meraih hasil yang diinginkan,” tuturnya.
Bagi Baker, prioritasnya adalah memberikan kontribusi terbaik untuk Timnas Indonesia, terlepas dari siapa lawan yang dihadapi.
Artikel Tag: timnas indonesia, australia, mathew baker
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/bola/mathew-baker-ungkap-alasan-tolak-australia-demi-timnas-indonesia
