Monday, October 19News That Matters

Tiga Hari Dicari, Pemancing yang Hilang di Waduk Cirata Ditemukan Meninggal Dunia


KORAN MANDALA – Pencarian terhadap Irfan Sanusi (31), pemancing yang dilaporkan hilang di Waduk Cirata, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, berakhir duka.

Setelah tiga hari pencarian, Tim SAR Gabungan menemukan Irfan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (19/10/2026) pagi.

Jasad warga Kampung Citatah, Blok Cisuru, Desa Nangeleng, Kecamatan Cipeundeuy, itu ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi terakhir ia dilaporkan hilang. Sebelumnya, Irfan diduga tenggelam saat memancing bersama istrinya di kawasan waduk tersebut.

Polres Purwakarta Razia Lokasi Rawan Narkoba, Tes Urine Digelar untuk Perkuat Pengawasan

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan korban ditemukan ketika tim kembali melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

“Petugas menemukan tadi jam 8 pagi sekitar 100 meter dari TKP dilaporkan hilang,” kata Ade.

Penemuan itu mengakhiri pencarian yang berlangsung sejak Irfan dilaporkan hilang pada Sabtu (17/10/2026). Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Istri Sempat Mencari hingga Pagi

Peristiwa tersebut bermula pada Sabtu dini hari. Irfan saat itu tengah memancing bersama istrinya di area geladak pemancingan Waduk Cirata.

Sekitar pukul 02.00 WIB, istrinya mendengar suara ceburan air sebanyak dua kali dari sekitar lokasi mereka berada. Suara itu kemudian memunculkan kekhawatiran terhadap keberadaan Irfan.

Sang istri berusaha mencari korban hingga sekitar pukul 05.00 WIB. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Irfan tak ditemukan, sementara sejumlah barang miliknya masih berada di sekitar geladak pemancingan.

Barang-barang yang ditemukan di lokasi di antaranya pakaian, telepon genggam, dan joran pancing. Kehilangan jejak Irfan membuat kejadian itu kemudian dilaporkan kepada warga dan pihak kepolisian untuk meminta bantuan pencarian.

Kantor SAR Bandung menerima laporan pada Sabtu sekitar pukul 15.55 WIB dari Candra, anggota Polsek Cipeundeuy. Tim penyelamat kemudian dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

Pencarian Dilanjutkan hingga Hari Ketiga

Operasi SAR dilakukan dengan menyisir perairan di sekitar titik Irfan diduga tenggelam. Pada Senin pagi, tim kembali melakukan pencarian menggunakan perahu Rigid Inflatable Boat (RIB) atau perahu LCR Basarnas dengan radius penyisiran hingga 500 meter.

Dalam penyisiran tersebut, korban akhirnya ditemukan sekitar 100 meter dari titik awal dilaporkan hilang.

Setelah proses evakuasi, tim SAR melakukan evaluasi dan mengusulkan penutupan operasi pencarian dan pertolongan.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan saat beraktivitas di perairan, termasuk ketika memancing pada malam hingga dini hari. Kondisi lokasi, perlengkapan keselamatan, dan kewaspadaan perlu menjadi perhatian untuk mengurangi risiko kecelakaan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *