Friday, October 16News That Matters

Matthias Jaissle Yakin Nico Gonzalez dan Sean Steur Bisa Main Bareng


Wacana Berita –

Berita Liga Inggris: Manajer Newcastle United, Matthias Jaissle, menegaskan bahwa Nico Gonzalez dan Sean Steur memiliki kapasitas untuk bermain bersama dalam satu skema lini tengah. Penjelasan tersebut disampaikan Jaissle guna meredam spekulasi yang menyebut kedua gelandangnya tersebut saling menggeser satu sama lain di skuad utama The Magpies.

Gonzalez yang baru pulih dari cedera kepala langsung dipercaya tampil sebagai starter saat Newcastle United takluk 1-4 dari Coventry City. Keputusan tersebut membuat Steur harus rela duduk di bangku cadangan sepanjang pertandingan, meskipun gelandang muda berusia 18 tahun asal Belanda tersebut sempat tampil memukau saat membawa timnya menang 2-1 atas Hull City sebelum jeda internasional.

Usai laga melawan Coventry City, penjelasan awal Matthias Jaissle yang menyebut keputusan mencadangkan Sean Steur murni karena hadirnya Nico Gonzalez sempat memicu tanda tanya besar. Kendati demikian, juru taktik asal Jerman tersebut dengan cepat mengklarifikasi bahwa dirinya sangat terbuka untuk menduetkan kedua pemain di lini tengah.

“Bisa ada jalannya. Tentu saja dari profil pemain, mereka cukup mirip berdasarkan kualitas serta cara mereka menginterpretasikan sebuah posisi, tetapi selalu ada potensi juga untuk melihat keduanya bermain bersama,” kata Matthias Jaissle.

Peluang menduetkan Nico Gonzalez dan Sean Steur berpotensi terwujud dalam waktu dekat saat Newcastle United menjamu Aston Villa di St James’ Park pada Sabtu (17/10/2026) pukul 23.30 WIB. Jaissle mengonfirmasi bahwa Steur terus menunjukkan perkembangan pesat di sesi latihan dan makin gencar menggedor pintu skuad utama.

“Tentu saja dia menggedor pintu skuad utama berkat kualitasnya. Dia menunjukkan hal itu dalam sesi latihan. Ini adalah pemain yang telah saya sebutkan berkali-kali di mana saya percaya kami akan memiliki banyak kegembiraan dengannya di masa depan di sini. Namun dia juga butuh waktu. Dia sudah mengalami pasang surut musim ini. Nico juga melakukan pekerjaan dengan baik, meskipun kami kalah melawan Coventry. Jadi dia menggedor pintu dan saya menyadarinya, dia hanya harus terus berkembang,” ujar Jaissle menambahkan.

Di sisi lain, kekalahan telak di markas Coventry City kembali memicu kritik terhadap efektivitas skema 4-2-3-1 yang diusung Jaissle. Menanggapi sorotan publik Tyneside usai menelan kekalahan tandang beruntun dengan margin empat gol, mantan pelatih RB Salzburg tersebut kembali menegaskan bahwa penyebab utama kekalahan timnya murni akibat rentetan kesalahan individu para pemain.

“Tidak pernah mudah setelah kebobolan empat gol untuk berbicara tentang struktur dan apa yang menyebabkan masalah bagi kami. Namun Anda melihat pertandingannya juga dan dalam laga melawan Coventry tersebut, kami membuat terlalu banyak kesalahan individu dan saat itu terjadi Anda tidak bisa berbicara tentang formasi atau pendekatan taktis,” ujar Jaissle.

“Hal-hal seperti ini harus kami hindari, jika tidak Anda akan dihukum di liga ini. Kami menyadarinya dan meskipun kami adalah skuad yang muda, kami harus belajar dengan cepat. Inilah pesan kepada para pemain bahwa kami harus belajar cepat secara individu maupun kelompok untuk menghindari hal-hal tersebut dan saya yakin kami akan segera kembali ke jalur yang benar,” tutup Jaissle.

Laga melawan Aston Villa diprediksi bakal menjadi ujian berat bagi lini tengah Newcastle United mengingat tim tamu datang dengan rasa percaya diri tinggi usai melibas Fenerbahce 6-0 di ajang Liga Champions pertengahan pekan lalu.

Artikel Tag: premier league, newcastle united, nico gonzalez, matthias jaissle

Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/bola/matthias-jaissle-yakin-nico-gonzalez-dan-sean-steur-bisa-main-bareng





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *