
Berita Liga Italia: La Gazzetta dello Sport menilai AC Milan masih mencari identitas. Pola andalan 3-4-2-1 sejak pramusim, kini berubah jadi 4 bek jelang laga melawan RB Salzburg.
La Gazzetta dello Sport menyebut identitas sebagai masalah keempat AC Milan. Rossoneri disebut tampil seperti beberapa versi berbeda dalam satu pertandingan, saat imbang 1-1 melawan Sassuolo pada Minggu malam.
Media tersebut menggambarkan pandangan optimis, dimana Milan belum menemukan jalannya, tetapi selalu menang atau imbang. Pandangan pesimis: laga paling meyakinkan masih yang pertama melawan Torino dan tren tidak membaik.
Pada beberapa momen malam itu, Milan ingin menekan keras dan menaikkan tempo, lalu berganti ke pengelolaan permainan yang lebih terukur.
Pola 3-4-2-1 yang sudah digunakan Milan sejak sesi pramusim dan beberapa laga awal di Serie A dan Europa League, dalam beberapa pekan terakhir berubah menjadi 4 bek, dan kembali dipakai setelah jeda babak di Reggio Emilia.
Dengan formasi baru ini tim memang berubah bentuk. Bahkan Adrien Rabiot sendiri berkata: “Kami beradaptasi dengan lawan; selama sepekan, kami berlatih secara berbeda tergantung pada pertandingan.”
Gazzetta menilai hal itu wajar, tetapi juga berbahaya karena Milan baru berada di awal perjalanan dan tidak mudah menemukan kepastian. Seperti dikatakan Amorim pada September, penting untuk membeli waktu lewat kemenangan.
“Kadang, ya [Milan kehilangan arah], tetapi tidak dalam laga ini. Saya lebih sering melihatnya di laga lain daripada hari ini, tetapi saya rasa kami juga tim yang kadang kehilangan intensitas lalu kembali ke dalam permainan. Kami mencoba bermain dengan cara berbeda dan kami akan membaik.” ujar Amorim.
Artikel Tag: ac milan, sassuolo, liga italia
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/bola/gazzetta-identitas-ac-milan-belum-jelas-karena-sering-ganti-formasi
