Tuesday, October 13News That Matters

Dulu Dukung Jokowi, Kini Eks Waketum Projo Ikut Sarankan Gibran Mundur dari Wapres


Wacana Berita, Jakarta –

Mantan Wakil Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) periode 2014-2019, Budianto Tarigan, menyarankan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri dari jabatannya.

Menurut Budianto, langkah tersebut merupakan pilihan paling kesatria untuk menjaga martabat keluarga di tengah polemik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait persyaratan pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024.

Saran itu disampaikan Budianto dalam perbincangan di kanal YouTube Forum Keadilan TV yang tayang pada 13 Oktober 2026. Ia menegaskan, pandangannya merupakan nasihat pribadi sebagai orang yang pernah bersahabat dekat dengan keluarga Presiden Joko Widodo, bukan karena kepentingan politik tertentu.

“Saya sarankan sebagai pernah berteman, dengan akal dan pikiran yang jernih, sebaiknya Gibran mengundurkan diri dari wakil presiden. Ini nasihat dari seorang teman yang tidak ada kepentingan aneh-aneh selain untuk menjaga martabat keluarga, termasuk anak cucunya,” ujar Budianto.

Ia menilai polemik mengenai persyaratan pendidikan Gibran telah menimbulkan persoalan legitimasi moral. Menurut Budianto, putusan MK menyoroti tidak ditemukannya bukti yang meyakinkan bahwa Gibran memiliki ijazah atau sertifikat yang setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA), yang menjadi syarat pencalonan wakil presiden.

Budianto juga mengingatkan Gibran agar tidak hanya mendengarkan orang-orang di lingkaran terdekat yang mendorongnya bertahan dalam menghadapi tekanan publik dan persoalan hukum. Ia menilai, mempertahankan jabatan di tengah polemik tersebut berpotensi memperbesar ketegangan sosial dan politik.

Baca Juga: Mahfud MD: Kritik ke Prabowo Mereda, Jokowi dan Gibran Jadi Bulan-bulanan

“Jangan terlalu mendengarkan orang-orang sekeliling, inner circle ini yang haus akan kekuasaan dan jabatan. Begitu nanti gerakan-gerakan di luar konstitusi terjadi, ini lari semua. Hitung matang-matang, lebih baik mundur. Itu lebih kesatria,” tegas salah satu pendiri Projo tersebut.

Selain kepada Gibran, Budianto berharap Jokowi dan Iriana turut berperan dalam menentukan langkah yang diambil keluarga. Ia menyarankan Iriana meyakinkan Jokowi agar mempertimbangkan aspirasi masyarakat untuk mencegah dampak politik yang lebih besar.

Menurut Budianto, pengunduran diri secara sukarela akan lebih bermartabat dibandingkan jika Gibran harus menghadapi proses pemakzulan atau impeachment melalui parlemen.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *