Tuesday, October 13News That Matters

Mundur Lagi, BMKG Prediksi El Nino Bertahan hingga Awal 2027


Wacana Berita, Jakarta –

Fenomena El Nino diperkirakan masih berlangsung hingga awal 2027. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampaknya terhadap pola hujan dan potensi cuaca ekstrem di Indonesia.

Berdasarkan pemutakhiran kondisi iklim dasarian I Oktober 2026, anomali suhu permukaan laut atau sea surface temperature (SST) di wilayah Nino 3.4 tercatat sebesar +0,33. Angka tersebut menunjukkan suhu permukaan laut di kawasan Pasifik tengah lebih hangat dibandingkan kondisi normal.

Sementara itu, nilai anomali SST wilayah Nino 3.4 pada periode Agustus-September-Oktober 2026 tercatat sebesar +3,08. Angka ini dalam uraian BMKG menunjukkan kondisi El Nino dengan intensitas sangat kuat.

El Nino merupakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik tropis bagian tengah dan timur yang memengaruhi sirkulasi atmosfer global. Di Indonesia, fenomena ini umumnya berkaitan dengan penurunan curah hujan sehingga meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah wilayah.

Baca Juga: Bumi Seolah Memerah! El Nino Super Kuat Diprediksi Pecahkan Rekor Suhu

Selain El Nino, fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) di Samudra Hindia turut memengaruhi dinamika iklim di Indonesia. Interaksi kedua fenomena tersebut dapat memengaruhi distribusi curah hujan, suhu udara, hingga potensi cuaca ekstrem.

Karena itu, BMKG mengingatkan pentingnya pemantauan kondisi iklim secara berkelanjutan untuk mengantisipasi perubahan pola cuaca. Masyarakat diimbau memperhatikan informasi dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG, terutama terkait potensi kekeringan dan perubahan curah hujan di wilayah masing-masing.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *