Tuesday, October 13News That Matters

Loyalis Gibran Tantang Rocky Gerung dan Syahganda Debat Terbuka: Anda Berdua Sombong


Wacana Berita, Jakarta –

Pernyataan Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Syahganda Nainggolan dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung yang menginginkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri atau diganti memicu reaksi keras dari Ketua Umum Pasukan Gibran Indonesia (PAGI), Fritz Alor Boy. Ia bukan hanya melontarkan kritik, tetapi juga menantang kedua tokoh tersebut untuk berdebat secara terbuka.

Fritz mengaku tidak menerima sikap Rocky dan Syahganda yang kini berada di lingkungan pemerintahan Prabowo Subianto, tetapi justru menginginkan Gibran tersingkir dari posisi Wakil Presiden. 

“Saya ingin menantang berdebat dengan yang namanya Syahganda dan Rocky Gerung. Kapan dan di mana, tolong share lokasi, saya datang kita berdebat secara akademik,” katanya dalam tayangan YouTube pribadi, dikutip Selasa (13/10/2026). 

Baca Juga: Syahganda dan Rocky Gerung Disebut Berkhianat: Anda Nikmati Gaji dari Jeri Payah Gibran

Tantangan itu disampaikan di tengah kritik Fritz terhadap kedua tokoh yang baru ditarik masuk ke pemerintahan pada awal Oktober 2026. Menurutnya, Rocky dan Syahganda seharusnya mempertimbangkan kontribusi Gibran dalam kemenangan Prabowo pada Pilpres lalu sebelum menyuarakan keinginan agar Wakil Presiden diganti.

Fritz bahkan secara terbuka meminta masyarakat ikut mendesak Prabowo untuk mengevaluasi posisi keduanya. Ia menilai tidak semestinya seseorang menikmati jabatan di pemerintahan Prabowo-Gibran, tetapi pada saat yang sama mendorong pergantian Gibran.

“Saya juga meminta kepada masyarakat Indonesia untuk mendesak Rocky Gerung dan Syahganda ini dicopot dari jabatannya. Kenapa? Mereka sudah menikmati kekuasaan di masa Prabowo Gibran, tapi masih saja mengkritisi Mas Gibran,” imbuhnya.

Baca Juga: Sindir Ijazah Gibran? Anak Amien Rais: Ada Bocoran Fufufafa Minta Timnya untuk…

“Sekarang Anda sudah menikmati kekuasaan. Anda tidak pernah berjuang, tapi Mas Gibran pasang badan. dan hari ini Anda mau berkhianat dengan Mas Gibran,” ujarnya.

Ia menilai keduanya menunjukkan sikap yang bertolak belakang setelah mendapatkan posisi di pemerintahan. Menurut Fritz, keinginan untuk mengganti Gibran merupakan bentuk ketidakberterimaan terhadap peran Wakil Presiden dalam pemerintahan saat ini.

“Lalu Anda menikmati kekuasaan di masa Mas Gibran, tapi Anda berdua sombong, Anda berdua tidak berterima kasih, malah ingin sekali memakzulkan Mas Gibran dari Wapres,” lanjut Fritz Alor Boy.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *