Monday, October 12News That Matters

Igor Tolic Soroti Mentalitas dan Kesalahan Pertahanan


KORAN MANDALA – Persib Bandung menunjukkan daya juang saat menghadapi Dewa United pada pekan keempat Super League 2026/2027.

Sempat tertinggal dua gol pada babak pertama, Maung Bandung bangkit dan memaksakan hasil imbang 2-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (11/10/2026).

Pelatih Persib, Igor Tolic, mengapresiasi respons para pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan. Namun, hasil tersebut juga menyisakan pekerjaan rumah, terutama setelah dua kesalahan di lini pertahanan membuat Persib berada dalam posisi sulit.

Bus Persib EPA U-18 Diserang, Oknum TheJak, Koper Pemain Dijarah dan Ofisial Jadi Korban Kekerasan

Kebangkitan Persib terjadi hanya beberapa hari setelah menjalani laga tandang menghadapi Port FC dalam ajang ASEAN Club Championship pada 8 Oktober 2026. Padatnya jadwal, perjalanan melelahkan, dan kondisi lapangan yang diguyur hujan menjadi tantangan bagi tim tuan rumah.

Tolic menilai para pemain tetap menunjukkan komitmen tinggi meski menghadapi keterbatasan kondisi fisik.

“Saya pikir pertandingan hari ini merupakan usaha yang luar biasa dari para pemain. Mereka mengerahkan segalanya mengingat perjalanan yang melelahkan. Para pemain tetap melakukan pressing, menciptakan peluang, bahkan di atas kondisi lapangan yang cukup sulit di bawah guyuran hujan,” kata Tolic dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Dua Kesalahan Pertahanan Menghukum Persib

Di balik apresiasi terhadap mentalitas pemain, Tolic tidak menutup mata terhadap kesalahan yang terjadi pada babak pertama.

Dewa United memanfaatkan celah di pertahanan Persib untuk mencetak gol melalui Egy Maulana Vikri pada menit ke-22 dan Noah Sadaoui pada menit ke-45. Dua gol tersebut membuat Persib harus mengejar ketertinggalan selepas turun minum.

Menurut Tolic, kualitas individu pemain Dewa United turut membuat situasi semakin sulit. Ia juga menilai lawannya memiliki persiapan yang lebih terfokus pada kompetisi liga di tengah jadwal yang harus dijalani Persib di beberapa ajang.

“Kami membuat dua kesalahan di babak pertama dan dihukum karena Dewa United adalah tim yang bagus, fokus mereka hanya di liga, dan mereka memiliki pemain-pemain berkualitas. Tentu sulit untuk bangkit setelah itu,” ujarnya.

Dua gol yang bersarang pada babak pertama menjadi catatan penting bagi Persib. Mentalitas untuk bangkit memang patut diapresiasi, tetapi kesalahan yang memberikan keuntungan kepada lawan tetap perlu dibenahi agar tim tidak terus dipaksa mengejar ketertinggalan.

Pergantian Pemain Menghidupkan Serangan

Persib memperlihatkan perubahan permainan pada babak kedua setelah Tolic melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Marc Klok dan Rosembergne “Berguinho” Da Silva.

Intensitas serangan meningkat dan Persib mulai menemukan momentum. Balsa Sekulic memperkecil ketertinggalan pada menit ke-50, sebelum Marc Klok mencetak gol penyeimbang empat menit kemudian.

Dalam waktu singkat, Persib berhasil menghapus defisit dua gol. Setelah skor kembali imbang, Maung Bandung berusaha mencari gol kemenangan, tetapi tidak ada tambahan gol hingga pertandingan berakhir.

Tolic mengaku bangga terhadap respons para pemain setelah menghadapi situasi sulit pada babak pertama. Ia menilai hasil imbang tersebut merupakan buah kerja keras seluruh tim.

“Di babak kedua kami tampil all out dan berhasil mencetak dua gol. Ya, kami sedikit kehabisan kesegaran di akhir laga, tapi selamat kepada anak-anak atas poin yang diraih. Ini sangat menunjukkan karakter yang luar biasa,” katanya.

Mentalitas Teruji, Konsistensi Tetap Jadi Pekerjaan Rumah

Hasil imbang melawan Dewa United memperlihatkan dua sisi permainan Persib. Di satu sisi, tim mampu menjaga semangat dan mengejar ketertinggalan. Di sisi lain, dua gol pada babak pertama menunjukkan pentingnya menjaga konsentrasi serta disiplin pertahanan sejak awal pertandingan.

Tantangan Persib berikutnya adalah mempertahankan intensitas permainan tanpa mengorbankan keseimbangan tim, terutama ketika harus menjalani jadwal padat di berbagai kompetisi.

Tolic menegaskan bahwa kebersamaan menjadi modal penting bagi Persib dalam menghadapi persaingan musim ini. Menurutnya, para pemain harus tetap saling mendukung, baik ketika menang maupun saat gagal meraih hasil maksimal.

“Ini menunjukkan semangat dari ruang ganti, bagaimana mereka berjuang bersama, bermain bersama, dan melakukan segalanya untuk satu sama lain. Kami adalah sebuah grup, kami melalui kemenangan, hasil imbang, maupun kekalahan bersama-sama dengan dukungan penuh dari para suporter. Kami harus terus melanjutkan semangat seperti ini,” pungkasnya.

Bagi Persib, satu poin dari laga ini menjadi hasil dari perjuangan untuk bangkit. Namun, jika ingin menjaga persaingan di papan atas, Maung Bandung tetap dituntut memperbaiki kesalahan pertahanan dan menjaga konsistensi permainan sepanjang pertandingan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *