Saturday, October 10News That Matters

Pertamina Borong Apresiasi di IHCSA 2026, Empat Petinggi Legal Raih Pengakuan


Wacana Berita, Jakarta –

PT Pertamina (Persero) meraih penghargaan dalam ajang Indonesian In-House Counsel Summit & Awards (IHCSA) 2026 yang digelar Hukumonline di Nusa Dua, Bali, pada 8–9 Oktober 2026. Pengakuan tersebut diberikan kepada pimpinan fungsi hukum Pertamina atas peran mereka dalam mendukung aktivitas bisnis, memitigasi risiko hukum, dan memperkuat tata kelola perusahaan.

Dalam ajang tersebut, Chief Legal Counsel Pertamina Joko Yuhono menerima penghargaan utama Indonesia Most Respected In-House Counsel 2026. Sementara itu, tiga pimpinan lainnya masuk kategori In-House Counsel Elite 2026, yakni VP Legal Advocacy Ady Putra, VP Legal Litigation Jarrod D. Prastowo, dan VP Compliance Atik Mulyantika.

Penghargaan ini menjadi pengakuan terhadap peran fungsi hukum dalam memastikan kegiatan bisnis perusahaan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan sekaligus mendukung pencapaian target bisnis secara berkelanjutan.

Chief Legal Counsel Pertamina Joko Yuhono mengatakan, fungsi hukum perusahaan kini tidak hanya berfokus pada kepatuhan, tetapi juga perlu memberikan solusi yang sejalan dengan kebutuhan bisnis, terutama di tengah dinamika industri energi yang semakin kompleks.

“Di tengah dinamika industri energi yang semakin kompleks, fungsi Legal Counsel tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap ketentuan hukum, tetapi juga memberikan solusi hukum yang tepat, responsif, dan selaras dengan kebutuhan bisnis,” ujar Joko.

Menurut dia, fungsi Legal Counsel memiliki peran strategis dalam memberikan pendampingan hukum, memitigasi risiko, dan memastikan keputusan bisnis memiliki landasan hukum yang kuat.

Untuk menjalankan peran tersebut, Pertamina terus memperkuat kolaborasi antara tim hukum dan berbagai fungsi bisnis di lingkungan Pertamina Group. Langkah ini ditujukan untuk menempatkan fungsi hukum sebagai strategic business partner yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

Penilaian Berdasarkan Kontribusi Profesional

Chief Operating Officer Hukumonline Ramos Pandia mengatakan, profesional hukum di dalam perusahaan memiliki kontribusi penting dalam mendukung pengambilan keputusan dan memastikan aktivitas organisasi berjalan dengan baik, meskipun pekerjaan mereka kerap berlangsung di balik layar.

Menurut Ramos, penilaian IHCSA 2026 dilakukan oleh dewan juri profesional dengan mempertimbangkan objektivitas, integritas, dan keunggulan. Evaluasi mencakup peran strategis tim hukum dalam mendorong inovasi, kepemimpinan, serta merespons tantangan hukum dan bisnis.

Penilaian tersebut menggunakan data primer melalui survei komprehensif kepada entitas perusahaan pelanggan Hukumonline.

“Ini bukan sekadar soal jabatan atau senioritas. Ini tentang dampak dan kontribusi bermakna yang masing-masing diberikan dalam membantu organisasi untuk terus maju,” kata Ramos.

Fungsi Hukum Dukung Keberlanjutan Bisnis

VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan, pengakuan tersebut mencerminkan kontribusi fungsi hukum dalam memperkuat tata kelola perusahaan, mulai dari mitigasi risiko hingga pemenuhan kewajiban terhadap peraturan perundang-undangan.

Fungsi hukum juga berperan memberikan pendapat dan konsultasi hukum untuk mendukung pengambilan keputusan perusahaan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pertamina untuk terus memperkuat profesionalisme dan integritas seluruh fungsi perusahaan, termasuk Legal Counsel. Dukungan hukum yang kuat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan bisnis, mengelola risiko, serta mendukung upaya Pertamina menjaga ketahanan energi nasional,” ujar Baron.

Ke depan, Pertamina berharap pencapaian tersebut mendorong seluruh insan Legal Counsel untuk terus meningkatkan kualitas, integritas, dan profesionalisme dalam memberikan solusi hukum yang adaptif. Penguatan fungsi hukum diharapkan dapat mendukung pengelolaan risiko dan pertumbuhan bisnis perusahaan secara berkelanjutan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *