Friday, October 9News That Matters

Megawati Disebut Nyaris Gabung Pemerintahan Prabowo, Gagal karena Perebutan Kursi Menteri?


Wacana Berita, Jakarta –

Aktivis politik senior yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan, menilai dinamika internal PDIP menjadi alasan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri batal merapat ke pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Bahkan, menurutnya, Megawati saat itu hampir bergabung dengan pemerintahan Prabowo, berbeda dengan posisi PDIP saat ini yang menegaskan diri sebagai kekuatan penyeimbang di luar pemerintahan.

Pernyataan tersebut disampaikan Syahganda dalam siniar Total Politik yang tayang pada Rabu (23/9/2026), sebelum dirinya dilantik sebagai Kepala Bakom RI.

“Jadi sebenarnya kalau menurut saya dulu hampir mulus bahwa Mega akan bersatu dengan Presiden Prabowo,” ujarnya, dikutip Jumat (9/10).

Menurut Syahganda, batalnya rencana Megawati bergabung ke pemerintahan Prabowo bukan disebabkan oleh terpilihnya Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden.

Ia berpandangan bahwa ketidaksukaan Megawati lebih ditujukan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), bukan kepada Gibran.

“Kalau menurut saya sih internal ya, internal PDIP sendiri, kalau misalkan soal Gibran sih saya lihat enggakk masuk hitungan kemarin, kan kalau Mega ini kebencian dia kan sama Jokowi enggak ada dengan anaknya,” ungkapnya.

Baca Juga: Di Balik Usul Rocky Gerung, Henri Subiakto Tangkap Sinyal Kubu Prabowo soal Gibran

Syahganda mengaku mendengar adanya ketegangan di internal PDIP terkait pembagian jatah kursi menteri di Kabinet Merah Putih antara kelompok yang dekat dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan kelompok non-Puan. Saat itu, PDIP dirumorkan akan memperoleh tiga kursi menteri.

“Saya pikir kemarin tuh hampir mulus kan, cuman saya dengar kelompok non Puan itu melakukan gerakan karena konsesinya itu akan jatuh ke tangan kelompok Puan gitu loh,” tandasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *