
Berita MotoGP – Pedro Acosta mengaku tak setuju dengan pandangan Marc Marquez soal persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Berbeda dengan Marquez yang masih memperhitungkan Marco Bezzecchi, Acosta secara gamblang menyebut bahwa perburuan mahkota juara kini resmi mengerucut menjadi “pacuan dua kuda” antara Marquez dan Jorge Martin.
Kemenangan gemilang Marc Marquez di MotoGP Jepang membuat klasemen MotoGP 2026 semakin ketat. Marquez kini hanya terpaut dua poin di belakang pemuncak klasemen, Jorge Martin. Keduanya mulai menjauh dari kejaran para pesaing, meninggalkan Marco Bezzecchi di peringkat ketiga dengan jarak 49 poin dari Martin.
Melihat peta kekuatan tersebut, Pedro Acosta yang kini tertinggal 90 poin dari puncak klasemen merasa dirinya sudah keluar dari bursa juara. Pembalap masa depan Ducati ini menyoroti perbedaan pandangannya dengan Marquez. Jika Marquez menganggap perebutan gelar sebagai pertarungan tiga arah, Acosta justru mencoret nama Bezzecchi dari persaingan.
“Saya pikir Kejuaraan Dunia akan menjadi perlombaan dua kuda. Kita harus melihat bagaimana kiprah Marc di Indonesia nanti, karena itu adalah sirkuit terlemahnya. Dan pada sirkuit-sirkuit di mana ia tidak boleh membuat kesalahan, ia (biasanya) tidak melakukannya,” ungkap Acosta kepada Motorsport.
Selain memprediksi arah gelar juara, pembalap berjuluk El Tiburon (Sang Hiu) itu juga menyoroti fenomena mengejutkan di Motegi. Ia dibuat takjub sekaligus bingung oleh performa pembalap Tech3, Enea Bastianini, yang menjadi penunggang KTM tercepat di lintasan. Bastianini sukses mengamankan posisi keempat setelah menampilkan kecepatan luar biasa di lap-lap akhir.
Acosta mengaku kebingungan mengapa performa ban belakang sangat berdampak buruk padanya, tetapi tidak pada Bastianini.
“Saya tidak mengerti bagaimana, dengan ban yang sama, Enea bisa begitu cepat dan saya sangat lambat. Tidak normal jika hanya dengan mengganti ban belakang itu sangat memengaruhi saya dan membuatnya (balapan) menjadi sangat sulit,” keluhnya.
Meski demikian, Pedro Acosta secara jantan mengakui kehebatan sang rival yang mampu menembus batas maksimal motor KTM. “Penampilan Enea sangat luar biasa. Dia bisa saja memenangkan balapan jika (putaran) ditambah empat lap lagi,” puji Acosta menutup perbincangan.
Artikel Tag: marc marquez, jorge martin, pedro acosta, motogp 2026
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/motogp/pedro-acosta-sebut-kandidat-juara-motogp-cuma-marc-marquez-dan-jorge-martin
