
Berita Tenis: Setelah musim 2026 yang sempat terganggu oleh cedera, petenis berkebangsaan Spanyol, Carlos Alcaraz kembali ke jalur juara di Japan Open, Tokyo.
Petenis peringkat 3 dunia mengalahkan Jiri Lehecka dengan 7-6, 6-4, sehingga ia sukses mempertahankan gelarnya di turnamen ATP level 500, Japan Open. Ia terus dibuat bekerja keras oleh petenis berkebangsaan Ceko di sepanjang final yang sengit, tetapi ia mampu menghadirkan momen-momen ajaib di saat-saat krusial untuk meraih gelar pertamanya sejak turnamen di Doha pada bulan Februari.
“Saya sangat senang bisa kembali mengangkat trofi,” ujar Alcaraz, yang sempat absen bertanding antara turnamen di Barcelona pada bulan April dan US Open di akhir Agustus akibat cedera pergelangan tangan.
“Sudah cukup lama dan tentu saja rasanya sangat istimewa setelah saya mengalami cedera. Bisa mengangkat trofi dalam turnamen kedua setelah kembali bermain sungguh sangat berarti bagi saya.”
“Saya sangat senang dengan pencapaian ini. Ini adalah pekan yang berat. Saya memang tidak mencapai performa terbaik, tetapi saya berhasil menemukan solusi yang tepat, dan menurut saya itulah yang terpenting pada akhirnya, yakni memainkan poin-poin krusial sebaik mungkin. Saya rasa saya berhasil melakukannya pekan ini. Menurut saya, pertandingan hari ini adalah yang terbaik di sepanjang pekan ini, atau setidaknya permainan saya jauh lebih konsisten.”
Petenis unggulan pertama bangkit dengan gigih setelah kehilangan service game-nya di game pembuka final Japan Open, kemudian meningkatkan performanya secara spektakuler saat tertinggal 2/4 di babak tiebreak set pertama. Ia merebut lima poin berturut-turut untuk memenangkan set tersebut dan — berkat pukulan forehand-nya yang sangat tajam — berhasil mematahkan servis Lehecka satu-satunya di set kedua game ketujuh.
Alcaraz memasuki final dengan kesadaran penuh akan betapa berbahayanya petenis peringkat 19 dunia, Lehecka mengingat petenis berkebangsaan Ceko pernah mengalahkannya di perempatfinal Qatar Open musim 2025. Memang, petenis berkebangsaan Ceko yang mengawali laga dengan lebih meyakinkan di Ariake Coliseum, ia memukul bola penuh percaya diri dan langsung mendapatkan tiga peluang break point, lalu berhasil mengonversi kesempatan ketiga.
Namun, seperti yang kerap juara Australian Open musim 2026 tunjukkan sepanjang kiprahnya di Tokyo — di mana ia harus berjuang melewati laga tiga set melawan Alex Michelsen dan Jaume Munar untuk mencapai final — ia tampil siap dan sigap saat menghadapi momen-momen krusial. Ia berhasil membalas peluang break lawan di game keenam lewat pukulan backhand winner yang sempurna, serta mampu merebut kembali momentum dengan gemilang saat tertinggal dalam babak tiebreak.
Berkat kemenangan yang diraih dalam waktu 96 menit, rekor Alcaraz di turnamen ATP level 500 menjadi 21-0 sejak kekalahannya dari Holger Rune di final Barcelona Open musim 2025.
Artikel Tag: japan open, carlos alcaraz, jiri lehecka
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/tenis/tak-terkalahkan-carlos-alcaraz-pertahankan-gelar-di-tokyo
