Monday, October 5News That Matters

Belanja UMKM IWIP Capai Rp1,1 Triliun, 77,6 Persen Terserap di Maluku Utara


Wacana Berita, Jakarta –

Berkembangnya aktivitas industri di sebuah kawasan turut membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar, meningkatkan kapasitas bisnis, hingga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

Hal tersebut tercermin dari realisasi belanja Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mencapai Rp1,1 triliun pada Kuartal II 2026. Dari total tersebut, sebanyak 77,6 persen atau sekitar Rp853,6 miliar direalisasikan di wilayah Maluku Utara.

Capaian tersebut menunjukkan besarnya peluang keterlibatan pelaku UMKM lokal dalam rantai pasok kawasan industri, sekaligus membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

General Manager External Relations Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Yudhi Santoso, mengatakan pertumbuhan kawasan industri berjalan beriringan dengan berkembangnya ekosistem UMKM lokal di Maluku Utara.

“Industri tidak berdiri sendiri. Di dalamnya ada banyak kebutuhan dan peluang yang dapat melibatkan pelaku usaha lokal. Kami ingin keterlibatan UMKM lokal terus berkembang sehingga manfaat dari aktivitas industri dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di Maluku Utara,” ujar Yudhi.

Salah satu pelaku usaha yang merasakan peluang tersebut adalah Suhendra, pemilik CV Satu Tiga Berjaya. Berawal dari usaha kecil dengan menjual ayam *frozen*, Suhendra secara bertahap mengembangkan bisnisnya hingga menjadi mitra yang memasok berbagai kebutuhan pangan untuk kawasan IWIP.

“Tahun 2021, saat IWIP sedang membutuhkan pemasok bahan pangan untuk operasional kawasan, saya mendapat kesempatan untuk menawarkan produk yang kami miliki. Dari situlah kemudian saya mendirikan CV Satu Tiga Berjaya dan menjadi mitra industri,” ujar Suhendra.

Kesempatan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan usahanya. Sebelumnya, pada 2018, Suhendra sempat mengalami kebangkrutan dari bisnis yang dijalankannya. Ia kemudian kembali membangun usaha dari skala kecil dengan menyesuaikan produk yang ditawarkan terhadap kebutuhan pasar.

Saat ini, CV Satu Tiga Berjaya memasok berbagai kebutuhan pangan ke IWIP sekitar lima hingga enam kali dalam sepekan. Setiap pengiriman menggunakan dua hingga tiga mobil dengan kapasitas sekitar 4–5 ton per kendaraan.

Seiring berkembangnya usaha, CV Satu Tiga Berjaya juga telah mempekerjakan 34 tenaga kerja yang berasal dari sejumlah wilayah di Maluku Utara, antara lain Ternate, Sanana, Jailolo, Makean, Weda, dan sejumlah desa lainnya.

Perkembangan usaha tersebut juga membuka kesempatan bagi Suhendra untuk menjajaki kerja sama dengan pelaku usaha dari berbagai desa di Maluku Utara. Menurutnya, semakin terbukanya peluang kemitraan dapat mendorong lebih banyak pelaku UMKM untuk berkembang dan saling mendukung.

“Harapan saya, ke depan semakin banyak UMKM dan mitra usaha lainnya yang mendapatkan kesempatan untuk berkembang dan saling mendukung,” kata Suhendra.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *